Sukabumi Update

Diduga Sopir Mengantuk, Pick Up Terjun ke Jurang 50 Meter di Kabandungan Sukabumi

Mobil pick up terjun ke jurang hingga masuk ke aliran Sungai Cipanas di Kampung Cipanas, Desa Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah mobil pick up mengalami kecelakaan tunggal terjun ke jurang sedalam 50 meter saat melintas di jalan yang berada di Kampung Cipanas, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat kecelakaan itu, dua orang yang berada di dalam kendaraan selamat dan mengalami luka ringan berupa lebam.

Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah Saepul Rohman, menjelaskan peristiwa itu merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan jenis pick up. Mobil yang dikendarai terjun masuk ke ke aliran Sungai Cipanas.

"Itu laka tunggal dengan kendaraan jenis mobil pickup. Pengakuan sopir mengaku mengantuk," ujar Aah, kepada Sukabumiupdate.com, Jumat (26/06/2026).

Sementara itu, Relawan Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Ryanto, menuturkan mobil pick up bernomor polisi F 8934 VB itu melaju dari arah Cidahu menuju Kampung Lewiwaluh, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan.

Baca Juga: Tahanan Lukai Kanit Reskrim Polsek Lengkong: Dulu Kabur Saat Diperiksa di Jampangtengah

"Diduga sopir mengantuk sehingga mobil oleng tak terkendali dan masuk jurang, lalu mendarat tepat di Sungai Cipanas, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan," kata Ryanto.

Ia menyebutkan, dua orang yang berada di dalam kendaraan tersebut selamat. Keduanya mengalami luka ringan dan langsung dibawa ke Kampung Lewiwaluh yang merupakan tujuan awal perjalanan sopir.

Ryanto menambahkan, asesmen dan penanganan di lokasi melibatkan unsur Polsek Kalapanunggal, P2BK Kecamatan Kabandungan, Tagana Kecamatan Kabandungan, Satpol PP, serta Relawan Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi.

Hingga saat ini, proses evakuasi kendaraan dari dasar jurang masih berlangsung. Identitas kedua korban masih belum diperoleh dan petugas masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari lapangan.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT