SUKABUMIUPDATE.com – Mobil pickup (pikap) yang terperosok ke jurang sedalam sekitar 50 meter hingga masuk ke aliran Sungai Cipanas di Kampung Cipanas, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, akhirnya berhasil dievakuasi pada Jumat (26/6/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB.
Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup sulit karena lokasi kendaraan berada di dasar jurang dengan medan yang curam. Selain itu, sejumlah pohon di sekitar lokasi juga sempat menghambat proses pengangkatan kendaraan.
Relawan Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Ryanto, mengatakan evakuasi dilakukan setelah mobile crane (alat angkat berat) milik PT Star Energy Geothermal tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.
"Datang alat itu di pukul 16.00. Kemudian dilakukan evakuasi, namun sedikit terhambat karena kondisi yang curam dan ada beberapa pohon juga yang menghalangi proses jalannya evakuasi," kata Ryanto kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Pick Up Terjun ke Jurang 50 Meter di Kabandungan Sukabumi
Menurutnya, selain kondisi medan yang cukup ekstrem, proses evakuasi juga sempat terhambat oleh kepadatan arus lalu lintas di jalur Kabandungan. Banyak kendaraan yang melintas dari kedua arah sehingga petugas harus menghentikan proses evakuasi sebanyak dua kali demi alasan keselamatan.
"Proses evakuasi dihentikan dua kali karena medan yang sulit dan banyak penumpukan kendaraan di jalan. Kemudian dilanjutkan kembali dan terangkat sekitar jam 17.00 lewat. Jam 17.30 sudah selesai terevakuasi," ujarnya.
Ryanto menjelaskan, kendaraan diangkat menggunakan webbing khusus untuk pekerjaan angkat berat. Peralatan tersebut digunakan untuk memastikan proses evakuasi oleh mobile crane berjalan aman mengingat posisi kendaraan berada di dasar jurang dan dekat aliran sungai.
"Yang terlibat (proses evakuasi) itu unsur kepolisian, kemudian juga perusahaan Star Energy yang memberikan izin untuk unitnya membantu proses evakuasi, kemudian Tagana, P2BK, Pramuka Peduli, juga standby, dan masyarakat yang menyaksikan," tuturnya.
Baca Juga: Trauma hingga Halusinasi, Siswi SD di Warungkiara Korban Asusila Butuh Didampingi Psikolog
Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, lokasi kejadian bukan merupakan titik rawan kecelakaan. Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengemudi mengantuk sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terjun ke jurang.
Sebelumnya, Kapolsek Kalapanunggal, Iptu Aah Saepul Rohman, menyebut kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil pikap bernomor polisi F 8934 VB.
"Pengakuan sopir mengaku mengantuk," kata Aah.
Mobil tersebut diketahui melaju dari arah Cidahu menuju Kampung Lewiwaluh, Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan. Meski kendaraan terjun ke jurang dan masuk ke aliran Sungai Cipanas, dua orang yang berada di dalam mobil selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa lebam.
Editor : Denis Febrian