Sukabumi Update

PU Sukabumi Revisi DED Irigasi Cimeluk Waluran, Target Dibangun Lewat Inpres 2026

Kondisi irigasi Cimeluk di Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi | Foto : Sukabumiupdate/edit chatgpt

SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi bersama UPTD PU Wilayah Ciemas dan tim konsultan perencana melakukan peninjauan kembali ke lokasi Irigasi Cimeluk di Desa Waluran, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi, Selasa (30/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk merevisi Detail Engineering Design (DED) sebagai persiapan pengajuan pembangunan melalui anggaran Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2026.

Kepala UPTD PU Wilayah Ciemas, Dadang Koswara, mengatakan DED perlu dilakukan revisi karena kondisi kerusakan irigasi saat ini sudah berbeda dibandingkan saat dokumen perencanaan dibuat sekitar dua tahun lalu.

"Pada 30 Juni 2026, tim teknis Dinas PU, konsultan perencana, dan UPTD PU Wilayah Ciemas melaksanakan revisi DED di Irigasi Cimeluk. Revisi dilakukan karena kondisi kerusakan di lapangan sudah tidak sesuai dengan DED yang disusun dua tahun lalu," ujar Dadang kepada sukabumiupdate.com, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, Irigasi Cimeluk merupakan jaringan irigasi produktif yang memiliki panjang sekitar 4,6 kilometer dari hulu hingga hilir. Saluran tersebut mengairi lahan persawahan seluas sekitar 491 hektare sehingga keberadaannya sangat penting bagi aktivitas pertanian masyarakat.

Baca Juga: TNI-Polri dan Forkopimda Jabar Perkuat Sinergi Lewat Olahraga Bersama

Dadang menjelaskan, kerusakan irigasi telah berlangsung sekitar satu tahun dan menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk penanganannya.

"Nominal anggaran yang dibutuhkan masih dalam tahap pengkajian oleh tim teknis. Yang jelas, pembangunan ini diusulkan melalui anggaran Inpres 2026 karena manfaatnya sangat besar bagi sektor pertanian," katanya.

Ia berharap proses revisi DED dapat segera rampung sehingga usulan pembangunan Irigasi Cimeluk dapat memperoleh pendanaan dan segera direalisasikan. Dengan perbaikan tersebut, pasokan air bagi ratusan hektare sawah di Kecamatan Waluran diharapkan kembali optimal sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat meningkat. (adv)

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT