Sukabumi Update

Ada Polisi Baik Hati di Balik Kebakaran Maut Sukabumi, Balita di Rawat Ruang VIP dan Dibangunkan Rumah

Balita Muhammad Arya korban kebakaran yang sedang digendong oleh pamannya Kemal. (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Di balik duka mendalam akibat kebakaran maut yang merenggut nyawa Elin (33) di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, keluarga korban mengaku mendapat pertolongan tak terduga dari seorang anggota kepolisian yang hingga kini memilih merahasiakan identitasnya.

Sosok polisi tersebut disebut hadir ketika keluarga kebingungan mengurus perawatan Muhammad Arya (3,5), balita yang selamat dari kobaran api dan mengalami luka bakar.

Adik ipar almarhumah Elin, Deris (26), menceritakan, keluarga sempat berjam-jam menunggu kepastian penanganan Arya di rumah sakit tanpa mendapat informasi yang jelas.

"Memang kita lama nunggu di rumah sakit. Dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam belum ada kejelasan korban ini akan ditangani bagaimana dan dibawa ke mana," ujar Deris kepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Sukabumi Bogor Masih Berpotensi Hujan Lokal, BMKG: 96 % Wilayah Jabar Mulai Kemarau

Di tengah kebingungan itu, Deris dihubungi seseorang yang mengaku memperoleh nomor teleponnya dari seorang juru parkir rumah sakit. Orang tersebut kemudian mengarahkan agar Arya dirujuk ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi agar penanganannya lebih optimal dan lebih mudah dijangkau keluarga.

Setibanya di rumah sakit, keluarga kembali dibuat terkejut. Arya langsung ditempatkan di ruang perawatan VIP.

"Saya benar-benar kaget. Saya tidak tahu siapa beliau. Yang saya tahu hanya orang yang menghubungi saya itu anggota kepolisian. Tahu-tahu kami diarahkan ke ruang perawatan VIP," tutur Deris.

Tak hanya memastikan Arya mendapat perawatan terbaik, anggota polisi tersebut juga disebut turut memperhatikan seluruh kebutuhan keluarga selama menjaga balita itu di rumah sakit.

Baca Juga: Kaget Ada Tikungan Usai Trek Lurus, Truk Hino Nyungsep ke Sawah di Cisolok Sukabumi

Mulai dari makanan, susu kesukaan Arya, popok, camilan hingga kebutuhan makan keluarga setiap hari disiapkan tanpa meminta imbalan apa pun.

"Semua kebutuhan dipenuhi. Buat makan, pampers, susu kesukaan Dede, sosis, sampai makanan ringan juga disiapkan," kata Deris.

Kepedulian polisi misterius itu rupanya tidak berhenti pada biaya perawatan Arya. Menurut Deris, sang anggota kepolisian juga berkomitmen membantu membangun kembali rumah keluarga yang habis terbakar.

Selain itu, ia berjanji memberikan modal usaha kepada ayah Arya, Lalal, agar tidak lagi mencari nafkah hingga merantau ke Sulawesi dan bisa tetap mendampingi putranya di kampung halaman.

Baca Juga: Diduga Jadi Penyebab Listrik Padam Massal, Polri Usut Korupsi Batu Bara PLTU

"Mau dibangunkan rumah, lalu bapaknya juga mau diberi modal usaha di Cibodas supaya bisa fokus mengurus anaknya," ungkap Deris.

Ia menambahkan, proses pembersihan puing-puing rumah yang terbakar mulai dilakukan sebagai tahap awal pembangunan kembali.

Meski telah membantu begitu banyak, anggota kepolisian tersebut tetap menolak memperkenalkan identitas maupun asal kesatuannya.

"Sudah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Terima kasih banyak. Saya sampai menangis karena terharu. Insyaallah di balik musibah ini pasti ada hikmahnya," pungkas Deris.

Baca Juga: Gelar Kuliah dan IPK Tak Lagi Jadi Penentu, Perusahaan Kini Lebih Utamakan Skill Saat Rekrut Pegawai

Diberitakan sebelumnya, peristiwa kebakaran maut menghanguskan sebuah rumah di Kampung Cibodas RT 014/RW 008, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu 4 Juli 2026 pagi, dan mengakibatkan seorang perempuan bernama Elin (33) meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Kepala Desa Cibodas, Ibadullah Muchtar, mengonfirmasi bahwa kejadian itu bermula sekitar pukul 10.30 WIB yang diduga dipicu dari ledakan kompor gas saat korban sedang memasak. Kobaran api kian tak terkendali setelah menyambar kios bensin yang terletak di dekat rumah korban.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT