SUKABUMIUPDATE.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menilai keberadaan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau Mitra Cai memiliki peran penting dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam pengelolaan air irigasi bagi para petani.
Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi, Asep Japar, usai membuka Pelatihan Penguatan GP3A dan P3A pada Daerah Irigasi Kewenangan Kabupaten Sukabumi di Kedai Terserah, Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).
Asep mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengapresiasi terselenggaranya bimbingan teknis bagi sekitar 150 Mitra Cai yang ada di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap penguatan kelembagaan yang selama ini membantu para petani.
"Saya dengan Pak Wakil Bupati, kepala perangkat daerah, Dinas PU sampai Dinas Pertanian mengucapkan terima kasih atas pertemuan Mitra Cai ini. Mitra Cai ini sangat membantu. Ini merupakan salah satu bagian dalam mendukung swasembada pangan," kata Asep.
Baca Juga: 6 Ribu Dapur SPPG Dicoret! Anggaran MBG Dipotong Lagi, 2027 Rencananya Rp174 Triliun
Ia menyebut Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang berkontribusi terhadap swasembada pangan. Karena itu, keberadaan Mitra Cai dinilai memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas pertanian di daerah.
Selain penguatan kelembagaan, pelatihan tersebut juga dinilai relevan dengan kondisi musim kemarau yang mulai dihadapi sejumlah wilayah. Pemerintah Kabupaten Sukabumi, kata Asep, telah menyiapkan langkah antisipasi terhadap daerah-daerah yang berpotensi mengalami kekurangan air.
"Kita sekarang dihadapi dengan musim kemarau. Kita juga mempersiapkan titik-titik mana yang rawan air. Nanti bersama Dinas Pertanian dipersiapkan sumur bor untuk membantu pertanian," ujarnya.
Menurut Asep, GP3A dan P3A memiliki tugas penting dalam mengatur distribusi air irigasi hingga ke saluran tersier dan lahan pertanian. Peran tersebut dinilai sangat membantu keberlangsungan aktivitas para petani.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi dan Tim Percepatan Jabar Petakan Strategi Capai Target UHC
"Perannya jelas sekali. Mereka membantu mengairi irigasi sampai ke saluran tersier dan masuk ke sawah-sawah petani. Ini sangat membantu sekali. Kalau Mitra Cai tidak ada, bagaimana para petani, karena mereka yang mengatur air dari pengairan," ungkapnya.
Di akhir wawancara, Asep berharap semangat para pengurus Mitra Cai tetap terjaga dan mendapat dukungan dari para petani agar pengelolaan irigasi dapat berjalan dengan baik.
"Harapan ke depan Mitra Cai terus semangat, para petani juga ikut mendukung kegiatan ini supaya masyarakat Sukabumi bisa bertani sesuai dengan harapan," pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah