Sukabumi Update

Penyu Hijau Betina Ditemukan Mati di Pantai Cibuaya Sukabumi, Diduga Terjerat Jaring

Petugas Konservasi Penyu Pangumbahan saat melakukan identifikasi terhadap penyu hijau yang ditemukan mati terdampar di pesisir Pantai Cibuaya Sukabumi, Kamis (9/7/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Seekor penyu hijau (Chelonia mydas) ditemukan dalam kondisi mati terdampar di pesisir Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis (9/7/2026). Temuan tersebut menambah catatan kematian satwa laut dilindungi di kawasan pesisir selatan Sukabumi.

Kepala Konservasi Penyu Pangumbahan, Mahardika Zarhan, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga mengenai adanya penyu yang terdampar dalam kondisi mati. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan identifikasi dan pendataan.

"Benar, kami menerima laporan dari warga terkait adanya penyu yang mati terdampar di Pantai Cibuaya. Setelah dilakukan identifikasi, penyu tersebut merupakan penyu hijau berjenis kelamin betina," ujar Mahardika Zarhan kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Dua Hari Berturut-turut, Penyu Hijau Ditemukan Mati di Pesisir Selatan Sukabumi

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyu tersebut memiliki panjang karapas sekitar 70 sentimeter dan lebar karapas 62 sentimeter.

Mahardika menjelaskan, dari hasil identifikasi di lapangan ditemukan indikasi bahwa kematian penyu diduga disebabkan lehernya terlilit jaring saat berada di perairan.

"Dugaan sementara penyebab kematiannya karena leher penyu terlilit jaring. Namun, kami tetap melakukan pendataan dan dokumentasi sebagai bagian dari upaya monitoring kematian penyu di kawasan konservasi," jelasnya.

Baca Juga: Sengketa Aset PT KAI di Stasiun Cicurug, PN Cibadak Lakukan Sita Eksekusi Lahan 7.820 Meter

Menurutnya, setiap laporan penemuan penyu terdampar, baik dalam kondisi hidup maupun mati, akan ditindaklanjuti oleh petugas. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam upaya konservasi penyu.

Pihak Konservasi Penyu Pangumbahan juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, agar segera melaporkan apabila menemukan penyu yang terdampar atau terjerat alat tangkap.

"Kami berharap masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian penyu. Jika menemukan penyu terdampar atau terjerat alat tangkap, segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani secepat mungkin," pungkasnya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT