Sukabumi Update

Lina Ruslinawati Dorong Penyelesaian Jalan Rusak dan Insentif Kader Posyandu di Desa Kutajaya

Kegiatan Pengawasan Anggota DPRD Provinsi Jabar, Lina Ruslinawati di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Minggu (12/7/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat melaksanakan kegiatan pengawasan di Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/7/2026).

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan menjadi perhatian, mulai dari kondisi jalan kabupaten sepanjang sekitar satu kilometer yang mengalami kerusakan, belum cairnya insentif kader Posyandu, hingga perlunya pembinaan bagi kelompok-kelompok usaha masyarakat.

Lina mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dan akan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah maupun instansi terkait agar dapat segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Kronologi Pengeroyokan Pemuda Diduga Mencuri hingga Tewas Di Sukaraja, 6 Pelaku Diamankan

"Kami hadir untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Keluhan terkait jalan kabupaten yang rusak, insentif kader Posyandu yang belum cair, hingga pembinaan kelompok usaha menjadi catatan penting yang akan kami kawal sesuai kewenangan yang ada," ujar Lina Ruslinawati.

Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapat perhatian karena berpengaruh terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun mobilitas warga sehari-hari.

Selain persoalan infrastruktur, Lina juga menyoroti pentingnya peran kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, ia berharap persoalan insentif dapat segera diselesaikan agar tidak mengganggu semangat para kader dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga: Kemantapan Jalan Kabupaten Sukabumi Baru 62 Persen, Dinas PU: Naik 1 Persen Butuh Rp390 Miliar

"Kader Posyandu memiliki peran yang sangat besar dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Aspirasi terkait insentif ini tentu akan kami sampaikan kepada pihak terkait agar dapat segera dicarikan solusinya," katanya.

Tak hanya itu, masyarakat juga mengharapkan adanya pembinaan yang lebih intensif terhadap kelompok-kelompok usaha agar mampu berkembang dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Lina menilai penguatan pelaku usaha di tingkat desa perlu menjadi perhatian bersama melalui program pembinaan, pelatihan, hingga kemudahan akses permodalan.

Baca Juga: Polling: 51 Persen Responden Setuju Nama Jawa Barat Diubah Menjadi Provinsi Sunda

"Kelompok-kelompok usaha masyarakat perlu terus didorong agar berkembang. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian desa,"pungkasnya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT