SUKABUMIUPDATE.com - Pencurian kendaraan bermotor atau curanmor dengan modus bonceng perempuan dan anak terjadi di Kota Sukabumi Sukabumi Jawa Barat. Saat berkeliling mengintai kesempatan dan korban, pelaku berkeliling membonceng seorang perempuan dan anak kecil untuk menghindari kecurigaan warga.
Pencurian ini terjadi di Perum Keramat Permata Residence Blok D2 RT 3 RW 4, Kelurahan Karamat Kecamatan Gunung Puyuh Kota Sukabumi, Rabu jelang petang 15 Juli 2026 sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu Asikah tengah menemani suaminya untuk pelayanan home care kesehatan warga di alamat tersebut.
Motor Yamaha Fino F 6463 UAU milik korban parkir di depan rumah pasien. “Saat parkir emang kondisi motor tidak dikunci, bahkan kuncinya masih menempel di motor,” jelas Asikah, Kamis (16/7/2026).
Baca Juga: Siapkan Pemimpin Masa Depan, Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri
Tiba-tiba pria berjaket hijau dan menggunakan helm fullface langsung mengambil motor tersebut. “Suami sempat berlari mengejar saat tahu motor dicuri, tapi karena pelaku langsung ngebut tak terkejar,” bebernya.
Penasaran dengan aksi pencurian tersebut, korban kemudian mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar area kejadian. Dari rekaman tersebut terbongkar jika pelaku curanmor sebelumnya berkeliling kawasan tersebut, menggunakan sepeda motor matic warna hitam, membonceng seorang anak kecil dan perempuan.
Dalam rekaman juga terlihat, bagaimana pelaku kemudian kabur dengan kecepatan tinggi setelah berhasil mencuri motor korban. Sementara motor hitam yang sebelumnya dikendarai pelaku, berjalan di depan dikendarai oleh perempuan yang membawa anak kecil.
Baca Juga: Kenapa Sampah Plastik Sulit Dikurangi? Ini Pandangan KLH, DLH dan Para Ahli
Kedua motor itu kemudian berjalan cepat beriringan meninggalkan lokasi perumahan tersebut. “Kami sudah laporan ke polisi. Rekaman CCTV para pelaku sudah diserahkan ke polisi,” pungkasnya.
Asikah dan suami adalah warga Goalpara Sukaraja Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian Asikah tengah mengantar suami untuk melakukan homecare pasien di Karamat Sukabumi.
Editor : Fitriansyah