Sukabumi Update

Hadapi Ancaman Bencana, BPBD Sukabumi Gandeng Mahasiswa IPB Edukasi Pelajar

BPBD Sukabumi dan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB gelar program sosialisasi dan edukasi mitigasi di Kantor Kecamatan Palabuhanratu, pada Kamis (16/7/2026). (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan bencana sejak usia dini terus diperkuat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menggandeng Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi IPB untuk menggelar program sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana di sejumlah sekolah.

Kegiatan itu dihadiri petugas BPBD Kabupaten Sukabumi di antaranya Agus Setiawan, Dandi Sulaeman (P2BK Simpenan), Andri Firmansyah (P2BK Cisolok), Sihabudin (P2BK Bantargadung), Kuswan Hermawan, dan Ujang Nuryaman (P2BK Palabuhanratu).

P2BK Cisolok, Andri Firmansyah, mengatakan kolaborasi dengan mahasiswa KKNT Inovasi IPB bertujuan memperkuat edukasi kebencanaan kepada pelajar melalui materi yang mudah dipahami dan praktik langsung di lapangan.

Baca Juga: Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp5,8 Miliar Mulai Dibangun di Ujunggenteng Sukabumi

"Program ini direncanakan dalam bentuk sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana dengan sasaran siswa-siswi di sekolah. Harapannya, mereka memiliki pengetahuan dan kesiapsiagaan ketika menghadapi potensi bencana," ujar Andri, di Kantor Kecamatan Palabuhanratu, pada Kamis (16/7/2026).

Selain menyusun rencana kegiatan di sekolah, kata Andri, BPBD juga memberikan pembekalan kepada mahasiswa KKNT Inovasi IPB. Materi yang disampaikan meliputi manajemen bencana, praktik pertolongan pertama kepada korban, hingga simulasi penanganan bencana.

Menurut Andri, pembekalan tersebut penting agar mahasiswa memiliki bekal yang cukup sebelum terjun memberikan edukasi kepada para pelajar.

Baca Juga: Kasus Stunting Bantargadung Naik Jadi 280, Camat Akan Evaluasi MBG hingga PMT

"Mahasiswa diberikan materi manajemen bencana, praktik pertolongan pertama pada korban, serta simulasi. Nantinya materi itu akan mereka sampaikan kembali kepada siswa-siswi di sekolah," jelasnya.

Ia menambahkan, saat pelaksanaan sosialisasi nanti, mahasiswa tidak akan bekerja sendiri. Setiap kegiatan akan didampingi langsung oleh P2BK sesuai wilayah tugas masing-masing agar materi yang disampaikan tepat dan simulasi berjalan efektif.

"Tentunya melalui sinergi antara BPBD dan mahasiswa KKNT Inovasi IPB ini, diharapkan budaya sadar bencana dapat tumbuh sejak dini sehingga masyarakat, khususnya generasi muda, semakin siap menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi di Kabupaten Sukabumi," tambahnya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT