Sukabumi Update

Lupa Matikan Kompor Saat Memasak, Rumah di Tegalbuleud Nyaris Ludes Terbakar

Upaya warga dengan petugas p2bk damkar memadamkan api di sebuah rumah di Tegalbuleud. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah rumah permanen berukuran 10 x 15 meter milik seorang warga bernama Aldi di Kampung Rancaerang 1, RT 005/RW 002, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, nyaris hangus dilalap si jago merah pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.

Beruntung, aksi sigap warga mengevakuasi dan memadamkan api membuat amukan kobaran api berhasil diredam sebelum merembet ke bangunan lain.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Tegalbuleud, Noris, mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga kuat dipicu oleh kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan kompor gas saat sedang memasak.

Api kemudian membesar dan merambat ke tabung LPG hingga membakar peralatan dapur, plafon, serta atap bagian belakang rumah permanen berukuran sekitar 10 x 15 meter tersebut.

Baca Juga: Soroti Layanan JHT, Ratusan Buruh Sukabumi Sampaikan Aspirasi ke BPJS Ketenagakerjaan

"Diduga api berasal dari kompor gas yang lupa dimatikan saat memasak. Api kemudian membesar dan merambat ke tabung LPG sehingga membakar bagian dapur, plafon, dan atap belakang rumah. Saat kejadian penghuni sedang berada di bagian depan rumah," ujar Noris kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (16/07/2026).

Warga sekitar yang pertama kali melihat kepulan asap langsung bergerak cepat. Menggunakan peralatan seadanya dan dibantu mesin pompa air (alkon), warga bersama tim gabungan dari damkar berjibaku menjinakkan api. Berkat aksi heroik tersebut, kobaran api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 15 menit.

Guna memastikan situasi benar-benar aman, petugas Damkar Pos Surade melakukan proses pendinginan. Langkah ini penting untuk menyisir sisa-sisa bara dan mengantisipasi munculnya titik api susulan.

Noris menjelaskan, bagian dapur, plafon, dan atap belakang rumah mengalami kerusakan cukup parah. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Baca Juga: Proyek Kampung Nelayan Merah Putih Senilai Rp5,8 Miliar Mulai Dibangun di Ujunggenteng Sukabumi

"P2BK langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Damkar Pos Surade, Pendamping Desa Kemensos, serta dibantu warga sekitar. Berkat respons cepat semua pihak, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke rumah lainnya," katanya.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta. Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman setelah seluruh titik api berhasil dipadamkan dan tidak lagi berpotensi menimbulkan kebakaran lanjutan.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT