Sukabumi Update

Dievakuasi dalam 10 Menit, Dua Pelajar dari Drum Band Granada Kadudampit Tewas di Pantai Kapitol

Salah satu korban pelajar perempuan yang tewas tenggelam di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/7/2026) sore. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Proses evakuasi dua pelajar perempuan berinisial W (13) dan K (15), yang terseret ombak di Pantai Kapitol, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, berlangsung cepat. Petugas gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Polsek Cisolok, bersama warga setempat berhasil menemukan dan mengevakuasi kedua korban dalam waktu sekitar 10 menit setelah tiba di lokasi kejadian.

Kasat Polairud Polres Sukabumi, AKP Dadi, mengatakan bahwa tim gabungan tidak menemui kendala berarti saat melakukan aksi evakuasi pada peristiwa kecelakaan laut yang terjadi pada Sabtu (18/7/2026) sore tersebut.

"Tidak ada kesulitan dalam proses evakuasi. Kurang lebih 10 menit kedua korban berhasil dievakuasi," kata AKP Dadi.

Dadi mengatakan, peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, rombongan Drum Band Granada Kadudampit yang berjumlah sekitar 60 orang tiba di Pantai Kobeng untuk berekreasi.

Baca Juga: Band Kotak Hipnotis Ribuan Penonton di Pantai Palangpang, Syukuran Nelayan Ciwaru ke-69 Makin Meriah

Lalu sekitar pukul 15.10 WIB, Dadi menyampaikan bahwa enam orang dari rombongan tersebut, yakni Y, W, K, F, M, dan P berpindah ke Pantai Kapitol dengan berjalan kaki. Sesampainya di lokasi, tiga pelajar perempuan memilih bermain pasir.

Usai bermain pasir, kata Dadi pelajar perempuan Y, W, dan K memutuskan mandi di Pantai Kapitol. Namun secara tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret W serta K ke arah timur menuju kawasan batu karang.

Y melihat kedua temannya terseret ombak sempat mengira mereka hanya bercanda. Namun setelah beberapa saat keduanya tidak lagi terlihat di permukaan air, Y berteriak meminta pertolongan sambil berusaha menyusul.

Nahas, Y juga sempat terseret ombak sebelum akhirnya terdorong kembali ke bibir pantai oleh hempasan ombak berikutnya.

Baca Juga: Tragedi Pantai Kapitol Sukabumi, Dua Pelajar Perempuan Rombongan Drum Band Tewas Terseret Ombak

"Y yang awalnya mengira kedua temannya hanya bercanda, akhirnya menyadari mereka benar-benar terseret ombak setelah keduanya tak lagi terlihat. Ia berteriak meminta pertolongan dan berusaha menyusul, namun justru ikut terseret arus. Beruntung, ombak berikutnya mendorong Y ke bibir pantai sehingga berhasil selamat," bebernya.

Dadi mengungkapkan bahwa warga yang menyaksikan kejadian langsung melakukan pencarian, sementara seorang saksi bernama Luken (45) melaporkan insiden tersebut ke Polsek Cisolok dan ditindaklanjuti ke oleh Satpolairud Polres Sukabumi.

"Tak lama kemudian, sesosok perempuan terlihat mengapung dan langsung dievakuasi. Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Palabuhanratu untuk menjalani pemeriksaan medis. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan," ungkapnya.

Kedua korban meninggal dunia diketahui berinisial W (13), pelajar kelas VIII SMP Alhidayah asal Kampung Cibunar, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, serta K (15), pelajar kelas X SMKN 1 Gunungguruh yang merupakan warga Kampung Nagrak, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

 

 

 

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT