Sukabumi Update

Aksi Tawuran Pecah di Simpang NBS Kota Sukabumi

Tawuran di Jalan Siliwangi (pertigaan NBS) Kota Sukabumi, Sabtu (19/7/2026) | Foto : capture video

SUKABUMIUPDATE.com - Viral video aksi di duga tawuran antar kelompok remaja terjadi di Jalan Siliwangi, Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, tepatnya di pertigaan NBS atau dekat Toserba Selamat, Sabtu (18/7/2026) malam. Kejadian tersebut membuat panik banyak pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

Seorang pengendara, Anisa Firdaus (34), yang melintas dari arah Salabintana menuju pusat Kota Sukabumi sekitar pukul 23.30 WIB. Seperti dalam rekaman video, Anisa menyaksikan kondisi di lokasi sudah dipenuhi kerumunan orang dan terlihat saling lempar helm.

"Saya enggak tahu kronologinya. Pas kita arah jalan pulang dari arah Selabintana ke bawah, di NBS sudah ramai seperti itu," kata Anisa kepada sukabumiupdate.com, Minggu (19/7/2026).

Anisa menyebut tidak mengetahui secara pasti jumlah orang yang terlibat. Namun, berdasarkan penglihatannya, terdapat belasan orang di lokasi. Ia juga tidak melihat adanya penggunaan senjata tajam.

"Saling lempar helm, untung enggak kena ke kaca mobil saya. Kalau senjata tajam saya enggak lihat," ujarnya.

Akibat aksi tersebut, Anisa menduga ada sepeda motor yang mengalami kerusakan. Bahkan, sebuah helm terlihat pecah tepat di depan mobil yang dikendarainya.

Baca Juga: Kesaksian Anggota Drum Band Kadudampit Saat Tragedi Pantai Kapitol, 2 Meninggal

"Kayanya kendaraan motor ada yang rusak. Helm juga ada yang pecah di depan mobil saya. Kalau yang luka saya enggak terlalu kelihatan, karena yang dikroyok langsung pada lari," tuturnya.

Anisa memperkirakan keributan itu berlangsung sekitar 10 menit. Hal itu diketahuinya karena rekannya yang melintas lebih dulu juga sempat terhambat akibat peristiwa tersebut.

"Kayanya sekitar 10 menitan. Soalnya teman saya yang pulang duluan juga sudah kepepet tawuran di situ," katanya.

Keributan itu, lanjut Anisa, sempat membuat banyak pengendara dan warga yang berada di sekitar lokasi panik. Namun, selama dirinya berada di lokasi, ia belum melihat adanya aparat kepolisian yang datang.

"Pas saya di lokasi belum ada aparat kepolisian," ucapnya.

Setelah keributan mereda, kondisi di sekitar lokasi masih dipenuhi warga yang berkumpul. Menurut Anisa, mereka diduga penasaran dengan peristiwa yang baru saja terjadi.

"Habis bubar, warga masih ramai, pada penasaran mungkin tawuran kenapa," pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kejadian sebenarnya dan kelompok yang terlibat.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT