Sukabumi Update

Musda Golkar Sukabumi Segera Digelar, Pengurus DPD dan PK Diminta Solid

Suasana silaturahmi Plt Ketua DPD Golkar Kabupaten Sukabumi TB Mulyana Syahrudin dengan pengurus DPD dan PK Golkar se Kabupaten Sukabumi, Senin (20/7/2026) | Foto : Sukabumiupdate

SUKABUMIUPDATE.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dipastikan berlangsung pada tahun 2026 ini. Seluruh pengurus DPD hingga Pengurus Kecamatan (PK) diminta tetap solid agar proses regenerasi kepemimpinan partai berjalan lancar dan sesuai mekanisme organisasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Plt DPD Golkar Kabupaten Sukabumi yang baru, Tb Mulyana Syahrudin usai menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus perkenalan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar, di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Jalan Suryakencana, Kecamatan Cikole, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 14.00 WIB itu dihadiri Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, mantan Plt Ketua DPD Deden Nasihin, jajaran pengurus DPD, anggota fraksi Golkar, pengurus kecamatan se-Kabupaten Sukabumi, serta organisasi sayap Partai Golkar.

Tb Mulyana menyampaikan bahwa agenda utama pertemuan adalah silaturahmi dan perkenalan. Meski demikian, dalam diskusi juga dibahas sejumlah isu strategis dan dinamika yang berkembang di Sukabumi, di antaranya persiapan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, masa aktif kepengurusan tingkat kecamatan hingga soal kemungkinan aklamasi dalam Musda.

Terkait pelaksanaan Musda Golkar Kabupaten Sukabumi, Tb Mulyana menegaskan bahwa Musda dipastikan akan digelar pada tahun ini. Meski demikian, hingga saat ini DPD Partai Golkar Jawa Barat masih mempersiapkan jadwal pelaksanaan Musda di seluruh kabupaten dan kota.

Baca Juga: 17 Tahun Menanti Perbaikan Irigasi Cikadu, Dinas PU Sukabumi: Diusulkan ke Inpres 2026

"Untuk waktunya sampai saat ini belum kick off, belum ada timeline dari DPD Golkar Provinsi. Setelah timeline keluar, setiap DPD kabupaten/kota akan membentuk panitia persiapan dan mengajukan jadwal pelaksanaan Musda. Prosesnya dari pengajuan mungkin sekitar dua minggu untuk persiapan," kata Tb Mulyana kepada sukabumiupdate.com.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Jabar itu mengungkapkan bahwa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sebenarnya menginginkan seluruh Musda di Jawa Barat selesai pada Agustus 2026. Namun melihat kondisi di lapangan, target tersebut diperkirakan sulit terealisasi.

"Pelaksanaan Musda dipastikan tidak lewat tahun ini. Bahkan sebenarnya sinyal dari DPP harus selesai Agustus 2026, tapi sepertinya Agustus tidak mungkin," tambahnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa sesuai Peraturan Organisasi (PO) Partai Golkar yang terbaru, kepengurusan tingkat kecamatan yang menjadi pemilik hak suara dalam Musda, meski masa periodesisasinya sudah habis tidak dapat diganti, kecuali terjadi pelanggaran berat.

"Sesuai PK Golkar tidak boleh ada pergantian kepengurusan, kecuali ada pelanggaran berat. Jadi seluruh pengurus yang ada saat ini tetap menjalankan tugasnya sampai Musda digelar," jelasnya.

Baca Juga: Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina, Inggris Naik ke Empat Besar

Terkait kemungkinan aklamasi dalam Musda, TB Mulyana menyebut bahwa proses pemilihan ketua berlangsung di arena Musda dan bisa dilaksanakan melalui dua proses yaitu voting dan aklamasi. Meski demikian ia berharap aklamasi bisa diprioritaskan untuk menghindari perpecahan.

"Saya sampaikan bahwa aklamasi kan itu nanti (bukan sekarang), voting itu nanti. Itu mengatur mekanisme aklamasi atau voting. Saya juga inginnya aklamasi sama dengan yang diinginkan oleh pengurus PK atau mungkin pengurus DPD, suara bulat. Sehingga tidak ada perpercahan (paska Musda)," ungkapanya. 

Menghadapi waktu yang semakin dekat, TB Mulyana menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi. "Harapannya semua pengurus DPD dan PK Solid sampai Musda selesai digelar," ucapnya.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengatakan agenda silaturahmi tersebut sebenarnya telah direncanakan sejak terbitnya Surat Keputusan (SK) penunjukan Plt Ketua DPD yang baru. Namun, pelaksanaannya baru dapat dilakukan karena menyesuaikan jadwal pimpinan.

"Kegiatan ini sudah dijadwalkan sejak seminggu setelah resmi SK Ketua Plt baru terbit. Karena padatnya jadwal dari Ketua Plt, akhirnya baru dilaksanakan hari ini," ujar Budi.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT