SUKABUMIUPDATE.com – Nasib nahas menimpa Kusniawan (43 tahun), pekerja bangunan asal Kampung Bantarhenca, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Kusniawan dinyatakan meninggal dunia setelah tersengat listrik dan terjatuh saat bekerja di proyek pembangunan TK PGRI Melati di Kampung Caringin, Desa Cimerang, Kecamatan Purabaya, Selasa (21/7/2026).
Kapolsek Purabaya Iptu Ruskan Hermawan mengatakan, pihaknya menerima informasi dari Kepala Desa Cimerang sekitar pukul 11.00 WIB terkait kecelakaan kerja yang mengakibatkan Kusniawan meninggal dunia.
"Setelah menerima laporan, kami bersama anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, meminta keterangan para saksi, mengamankan barang bukti, serta membantu proses evakuasi korban," ujar Ruskan kepada sukabumiupdate.com.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula sekitar pukul 09.30 WIB saat Kusniawan bersama sejumlah rekan kerjanya memasang rangka baja ringan di atap bangunan TK PGRI Melati.
Baca Juga: Pekerja Bangunan asal Palabuhanratu Diduga Tersengat Listrik dan Jatuh dari Ketinggian
Menurut keterangan saksi Gandi, saat korban memindahkan besi reng baja ringan sepanjang sekitar enam meter ke atas bangunan, ujung besi tersebut tanpa disadari menyentuh jaringan listrik tegangan tinggi milik PLN yang berada sekitar 2,5 meter dari lokasi korban bekerja.
"Korban langsung tersengat arus listrik dan terjatuh dari ketinggian kurang lebih empat meter ke lantai bangunan," kata Ruskan.
Melihat kejadian itu, rekan-rekan korban segera meminta bantuan kepada Kepala TK PGRI Melati, Irma Kusumawati, yang kemudian menghubungi perangkat desa untuk mendatangkan ambulans.
Korban sempat dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Purabaya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
"Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami luka terbuka di bagian belakang kepala, diduga patah tulang kepala bagian belakang, luka bakar pada kedua tangan, serta luka robek di tangan kanan akibat sengatan listrik," jelas Kapolsek.
Baca Juga: Ramp Check Kendaraan Angkutan di Sukabumi, Pajak Mati hingga KIR Tak Lengkap Ditemukan
Jenazah kemudian dibawa ke rumah adik ipar korban di Desa Cimerang untuk proses pemulasaraan sebelum diberangkatkan ke rumah duka di Kampung Bantarhenca RT 02 RW 08, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu.
Ruskan menambahkan, dugaan sementara korban meninggal dunia akibat sengatan listrik tegangan tinggi yang disusul terjatuh dari atap bangunan tempatnya bekerja.
"Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Saat ini istri korban masih mengalami trauma berat sehingga belum dapat dimintai keterangan," pungkasnya.
Pihak kepolisian kemudian mengimbau para pekerja konstruksi untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja, terutama saat melakukan aktivitas di sekitar jaringan listrik tegangan tinggi guna menghindari kejadian serupa.
Editor : Denis Febrian