Sukabumi Update

13 Formatur Sepakati KH Nadziri Pimpin Kembali MUI Sukabumi, Sekretaris KH Encep Assalam

Para peserta Musda XII MUI Kabupaten Sukabumi, 21-22 Juli 2026 | Foto : dokpim

SUKABUMIUPDATE.com – Sebanyak 13 formatur yang dipilih dalam Musyawarah Daerah (Musda) XII MUI Kabupaten Sukabumi resmi memilih kembali KH E. Fatahillah Nadziri sebagai Ketua Umum MUI Kabupaten Sukabumi periode 2026–2031. Pimpinan Ponpes An-Nadziriyah Cireunghas ini sebelumnya menjabat Ketua MUI melalui pengisian antar waktu sejak 9 Januari 2022, setelah Ketua MUI KH A Komarudin atau Oman Komarudin meninggal dunia.

Sementara untuk sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi mendampingi KH Nadziri, Formatur Musyawarah Daerah (Musda) XII memilih nama baru, yaitu Pimpinan Ponpes Modern Assalam Warungkiara, KH Encep Hadiana.

Dari informasi yang dihimpun, ketiga belas formatur tersebut terdiri dari: 1 suara perwakilan Dewan Pertimbangan MUI Kabupaten Sukabumi demisioner, 3 suara dari pengurus harian MUI Kabupaten Sukabumi demisioner (Ketua Sekretaris dan Bendahara), 1 suara utusan pesantren, 3 suara Utusan Ormas Islam (PUI, NU dan Muhammadiyah), 4 suara utusan MUI kecamatan, dan 1 suara MUI Jawa Barat.

Sekretaris Panitia Musda XII MUI Kabupaten Sukabumi, Usep Saepullah Ruhiyat, mengatakan seluruh rangkaian Musda telah berlangsung dengan lancar dan resmi ditutup oleh Bupati Sukabumi pada Rabu (22/7/2026).

"Alhamdulillah Musda ke-12 MUI Kabupaten Sukabumi sudah selesai dan ditutup secara resmi oleh Pak Bupati pada hari ini," ujar Usep kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik, Dilantik Prabowo Hari Ini

Musda XII MUI Kabupaten Sukabumi digelar selama dua hari, 21–22 Juli 2026, di Hotel Augusta, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua dan sekretaris MUI kecamatan se-Kabupaten Sukabumi, utusan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, perwakilan pimpinan pondok pesantren, pengurus harian dan komisi MUI Kabupaten Sukabumi, serta jajaran pimpinan MUI Provinsi Jawa Barat.

"Hadir lengkap dari MUI Jawa Barat, ketua, sekretaris, dan beberapa ketua bidang," katanya.

Usep menjelaskan, sesuai Peraturan Organisasi MUI, forum Musda terlebih dahulu memilih 13 orang formatur. Selanjutnya, para formatur tersebut bermusyawarah untuk menentukan Ketua Umum dan Sekretaris Umum, sekaligus menyusun struktur kepengurusan lainnya.

"Pemilihannya tidak memilih ketua. Jadi forum Musda itu memilih formatur, sebanyak 13 formatur sesuai dengan peraturan organisasi MUI. Tiga belas formatur itulah kemudian yang menetapkan ketua umum dan sekretaris umum terpilih serta pengurus yang lain yang belum diumumkan secara utuh," jelasnya.

Ia mengatakan, proses penyusunan kepengurusan belum sepenuhnya selesai. Tim formatur dijadwalkan kembali menggelar sidang pada Jumat mendatang untuk melengkapi struktur organisasi, mulai dari Dewan Pertimbangan hingga jajaran pengurus harian.

"Untuk kepengurusan harian yang lain, kalau tidak salah informasinya Jumat ini tim formatur akan kembali bersidang untuk menyusun kepengurusan harian lengkap. Dari mulai Dewan Pertimbangan sampai pengurus harian, para ketua, para sekretaris, bendahara umum, dan bendahara," ujarnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Wisata, Ekowisata Sukagalih Sukabumi Ajak Pengunjung Merasakan Hidup di Desa

Setelah susunan kepengurusan lengkap disepakati, panitia akan menyusun berita acara dan risalah sidang formatur sebagai dokumen resmi untuk diajukan kepada MUI Provinsi Jawa Barat.

"Tahapannya, berita acara hasil sidang formatur akan kita buatkan risalah rapat dan hal-hal lainnya, kemudian kita usulkan ke pimpinan wilayah MUI Jawa Barat untuk diterbitkan SK-nya. Setelah terbit SK dari MUI Jawa Barat, baru nanti kita agendakan untuk pelantikan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, dinamika suksesi kepemimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi mulai menghangat menjelang Musyawarah Daerah (Musda). Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat kuat yang dinilai layak memimpin MUI Kabupaten Sukabumi untuk periode mendatang. Setidaknya ada empat tokoh yang disebut memiliki peluang dalam kontestasi tersebut.

Pengurus MUI Kabupaten Sukabumi, Hasen Candra, menyebut nama KH Fatahillah Nadziri, KH Ujang Hamdun, KH Encep Hadiana, dan KH Nurdin AR sebagai figur yang saat ini banyak diperbincangkan di kalangan ulama dan pengurus MUI.

"Empat nama itu yang saat ini mengemuka menjelang pelaksanaan Musda MUI Kabupaten Sukabumi," kata Hasen kepada sukabumiupdate.com, Sabtu (6/6/2026).

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT