Sukabumi Update

Berenang Sepulang Sekolah, Bocah 14 Tahun Tenggelam di Sungai Cibala Perbatasan Sukabumi-Cianjur

Bocah berusia sekitar 14 tahun asal Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cibala yang berada di perbatasan Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, Selasa (21/7/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Seorang anak berusia sekitar 14 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cibala yang berada di perbatasan Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, dengan Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (21/7/2026).

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB, setelah korban bersama sejumlah temannya memutuskan untuk berenang di sungai tersebut sekitar pukul 13.00 WIB sepulang sekolah.

Warga Desa Mekartanjung, HM, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban merupakan siswa kelas 6 Sekolah Dasar yang berasal dari Kampung Puncak Lonceng, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

"Betul, kejadiannya di Sungai Cibala yang berbatasan antara Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur. Korbannya sekitar usia 14 tahun, masih kelas 6 SD, warga Kampung Puncak Lonceng, Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak," ujar HM kepada Sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Janjian Tawuran hingga Bawa Golok, 6 Pelajar SMP Asal Surade dan Palabuhanratu Diamankan

HM menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang. Setelah tenggelam, warga sekitar langsung berupaya memberikan pertolongan.

"Mereka pulang sekolah lalu berenang sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul 14.00 WIB korban tenggelam. Katanya korban tidak bisa berenang. Warga sempat memberikan pertolongan, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan," katanya.

Sayangnya nyawa korban tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Menurut keterangan warga setempat, sungai tersebut telah beberapa kali memakan korban jiwa, terutama anak-anak.

Sementara itu, Kasi Pemerintahan (Kasipem) Kecamatan Curugkembar, Deni K, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kecamatan segera melakukan pengecekan untuk memastikan identitas korban karena lokasi kejadian berada di wilayah perbatasan dua kabupaten.

Baca Juga: Geger! Pria 27 Tahun di Pabuaran Sukabumi Tewas Tergantung di Rumahnya

"Kami langsung mengecek karena khawatir korban merupakan warga Kabupaten Sukabumi. Setelah dipastikan, korban ternyata warga Kabupaten Cianjur. Penanganannya sudah dilakukan oleh pemerintah desa dan pemerintah kecamatan setempat," singkat Deni.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT