Sukabumi Update

Rumah di Cikakak Sukabumi Terbakar Diduga Akibat Korsleting, Akses Sempit Hambat Pemadaman

Damkar bersama warga berupaya memadamkan kebakaran yang menghanguskan rumah warga di Cikakak Sukabumi, Jumat (24/7/2026). (Sumber Foto: DPKP Kab. Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah rumah permanen di Kampung Hegarmanah Pasirjati RT 02 RW 04, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Jumat (24/7/2026) sore.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik, sementara akses jalan yang sempit menuju lokasi menjadi kendala utama petugas saat melakukan pemadaman.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi menerima laporan kebakaran sekitar pukul 15.08 WIB. Tiga unit mobil pemadam dari Pos Damkar Palabuhanratu langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 15.27 WIB.

Namun, proses pemadaman sempat mengalami hambatan karena lokasi rumah berada di dalam kawasan permukiman yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Petugas bersama warga terpaksa membentangkan selang pemadam dari jalan utama hingga ke titik kebakaran.

Baca Juga: Lahan Alang-alang di Warungkiara Sukabumi Kebakaran, Api Diduga dari Bakar Sampah

Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan medan yang sulit menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman.

"Lokasinya berada di dalam perkampungan dan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Jadi kami harus menarik selang sampai ke titik kebakaran dengan bantuan masyarakat," ujar Erwin kepada sukabumiupdate.com di lokasi.

Setelah jalur pemadaman berhasil dibuka, petugas segera memadamkan kobaran api yang saat itu telah menghanguskan sekitar 60 persen bangunan rumah. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 16.20 WIB setelah petugas berjibaku selama lebih dari satu jam.

Usai api padam, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

"Kami masih melakukan pendataan terkait kerugian akibat kebakaran ini," pungkas Erwin.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT