Sukabumi Update

Kebakaran Bukit di Jalur Loji–Geopark Ciletuh Sukabumi, Pengendara Diminta Waspada

Kabakaran Bukit Sangrawayang yang terlihat dari kawasan Pantai Citepus Palabuhanratu Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan perbukitan di Jalan Provinsi ruas Loji–Palangpang, tepatnya di Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/7/2026) malam.

Lokasi tersebut merupakan jalur utama menuju kawasan wisata Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api mulai terlihat sejak sore hari dan terus membakar alang-alang di lereng bukit yang berada tepat di bawah badan jalan. Besarnya kobaran api sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas.

Api bahkan dilaporkan terlihat dari sejumlah titik di kawasan Palabuhanratu, mulai dari area Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pantai Citepus hingga Alun-alun Gadobangkong Palabuhanratu.

Baca Juga: Tragedi 3 Anak Tewas Terbakar di Nyalindung, Pemkab Sukabumi akan Bangun Kembali Rumah Korban

Komandan Pos (Danpos) 1 Palabuhanratu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Aceng Ismail, membenarkan adanya kebakaran tersebut.

"Kami menerima informasi sekitar pukul 19.00 WIB, kemudian langsung memberangkatkan satu unit mobil pemadam ke tempat kejadian perkara. Ini lagi standby di bawah," ujar Aceng saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com.

Menurutnya, hingga malam hari petugas masih melakukan pemantauan di lokasi. Namun, kondisi medan yang berada di lereng perbukitan menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan kebakaran.

Baca Juga: Yusril Khawatir Sayembara Tangkap Begal di Jabar Picu Main Hakim Sendiri

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti luas lahan yang terbakar maupun penyebab munculnya api. Petugas masih melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi kejadian.

Aceng mengimbau para pengguna jalan yang melintasi ruas Loji–Palangpang agar tetap waspada, terutama apabila muncul kepulan asap yang berpotensi mengganggu jarak pandang.

"Kami menghimbau kepada pengguna jalan yang melintasi ruas Loji–Palangpang tetap waspada, terutama jika muncul kepulan asap yang dapat mengurangi jarak pandang," pungkasnya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT