Sukabumi Update

52 KK Terdampak, BPBD Sukabumi Tetapkan Tanggap Darurat Kebakaran di Kasepuhan Ciptamulya

Kebakaran di permukiman Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu siang (25/7/2026). | Foto: SU/Ilyas Supendi.

SUKABUMIUPDATE.com - Sebanyak 52 kepala keluarga (KK) atau 160 jiwa terdampak kebakaran permukiman yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (25/07/2026). Peristiwa tersebut menghanguskan puluhan rumah warga hingga memaksa seluruh korban mengungsi.

Berdasarkan laporan sementara BPBD Kabupaten Sukabumi per Senin (27/07/2026) pukul 17.00 WIB, kebakaran diduga dipicu oleh kondisi cuaca yang ditandai peningkatan suhu udara ekstrem dan kekeringan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Dari total 160 warga terdampak, sebanyak 82 jiwa merupakan laki-laki dan 78 jiwa perempuan. Korban juga terdiri atas 13 lansia, 104 orang dewasa, 16 remaja, 12 anak-anak, dan 15 balita. Selain itu, terdapat dua ibu hamil dan enam ibu menyusui yang turut terdampak dalam kejadian tersebut.

Seluruh korban saat ini mengungsi. Sebanyak 12 KK atau 35 jiwa menempati tenda pengungsian terpusat, sedangkan 40 KK atau 125 jiwa mengungsi ke rumah sanak saudara. Tidak ada korban meninggal dunia, luka-luka maupun korban hilang dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga: Rizky Ridho Diproyeksikan Jadi Kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Gantikan Jay Idzes

Kejadian Kebakaran menyebabkan kerusakan berat pada 51 unit rumah. Selain rumah warga, api juga merusak satu unit masjid, satu unit PAUD, 49 leuit, dua lisung, enam warung, dua unit MCK, satu mobil Maskara, serta tiga kendaraan roda dua.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama aparat setempat, BPBD Provinsi Jawa Barat, relawan, dan instansi terkait telah melakukan koordinasi, pendataan, serta asesmen di lokasi kejadian. Pemerintah juga menggelar rapat koordinasi lintas sektor dan menetapkan status tanggap darurat untuk wilayah terdampak di Kampung Ciptamulya RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Posko tanggap darurat pun telah dibuka guna mempercepat penanganan korban.

Dalam masa tanggap darurat, penanganan difokuskan pada penyelamatan dan pelayanan bagi korban, pemenuhan kebutuhan dasar, layanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, serta pemulihan sarana dan prasarana yang rusak.

Baca Juga: Kebakaran Melalap Puncak Gunung Pangleseran Cisolok, Camat Minta Warga Stop Bakar Lahan

BPBD mengungkapkan sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan bagi para penyintas, di antaranya makanan siap saji, dapur umum, perlengkapan bayi, susu, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi dan dewasa, selimut, kasur atau matras, perlengkapan mandi, bantuan bagi ibu hamil dan menyusui, layanan pemeriksaan kesehatan, serta perlengkapan sekolah untuk anak-anak terdampak.

Hingga Senin (27/7/2026), tim gabungan masih terus melakukan pendataan dan asesmen di lokasi kebakaran.

 

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT