Sukabumi Update

Dokumen Ludes Terbakar, Disdukcapil Sukabumi Jemput Bola Pulihkan Identitas 52 KK di Kasepuhan Ciptamulya

UPTD Dukcapil Palabuhanratu membuka layanan jemput bola bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya. (Sumber : SU/Ilyas).

SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran hebat yang melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, tak hanya menghanguskan rumah dan harta benda warga. Musibah itu juga menyebabkan puluhan keluarga kehilangan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang menjadi syarat penting untuk mengakses berbagai layanan publik.

Merespons kondisi tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD Dukcapil Palabuhanratu membuka layanan jemput bola bagi warga terdampak kebakaran. Pelayanan ini dilakukan untuk membantu korban memperoleh kembali dokumen kependudukan yang hilang maupun rusak akibat musibah.

Pelayanan yang digelar pada Senin (27/7/2026) itu menjangkau sebanyak 52 kepala keluarga (KK) korban kebakaran.

Kepala Tata Usaha UPTD Dukcapil Palabuhanratu, Dadang Sudjana, mengatakan layanan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah agar warga tidak mengalami kesulitan administrasi setelah kehilangan dokumen penting.

Baca Juga: Erick Thohir Sebut Mitchell Baker Jadi Solusi Lini Depan Timnas Indonesia Usai Hattrick di Piala AFF 2026

"Pelayanan ini kami lakukan untuk membantu warga korban kebakaran agar dokumen administrasi kependudukannya dapat segera dipenuhi kembali. Kami berupaya memberikan pelayanan secara langsung sehingga masyarakat tidak perlu menghadapi kesulitan tambahan setelah mengalami musibah," ujar Dadang, Selasa (28/7/2026).

Dalam pelayanan tersebut, Disdukcapil menerbitkan 104 akta kelahiran, melakukan enam perekaman KTP elektronik baru, serta mencetak 100 KTP elektronik bagi warga terdampak.

Seluruh dokumen tersebut kemudian diserahkan langsung kepada para korban agar dapat segera digunakan untuk mengurus berbagai keperluan administrasi, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga bantuan pemerintah.

Dadang menegaskan, pemulihan dokumen kependudukan merupakan bagian penting dalam penanganan pascabencana. Menurutnya, masyarakat yang sedang tertimpa musibah harus tetap mendapatkan hak atas pelayanan administrasi kependudukan tanpa hambatan.

Baca Juga: Sambut Pj Kades Babakanjaya, GMBB Titip Tujuh Pekerjaan Rumah Ke Ujat Sudrajat

"Dokumen kependudukan sangat penting bagi masyarakat. Setelah terjadi musibah, pemulihan dokumen menjadi salah satu kebutuhan yang harus diperhatikan. Kami berharap pelayanan ini dapat membantu warga dan memberikan kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan administrasi setelah kebakaran," katanya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT