SUKABUMIUPDATE.com - Sukabumiupdate Institute hadir menjawab tantangan komunikasi di era digital saat ini dengan menggelar Pelatihan Penulisan Siaran Pers dan Produksi Konten Media Sosial Menggunakan Artificial Intelligence (AI) pada Kamis (30/7/2026).
Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong instansi pemerintah di Sukabumi untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam penyusunan siaran pers serta pengelolaan media sosial.
Pelatihan berlangsung di Gedung Plaza Da'wah Sukabumi, Jalan KH Ahmad Sanusi No. 195, Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, dan diikuti oleh 22 peserta yang mewakili berbagai instansi pemerintah.
Peserta berasal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sukabumi, Perumda BPR (Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat) Sukabumi, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Sukabumi, Perumdam Air Minum Tirta Jaya Mandiri Kabupaten Sukabumi, Satpol PP Kabupaten Sukabumi, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Sukabumi, Dinas Pertanian Sukabumi, Bapperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah), Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BP Mektan), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Sukabumi, serta Kecamatan Cikidang.
Baca Juga: Inspektorat Sukabumi Perketat Pengawasan APBDes 2026 di 381 Desa
Kegiatan ini dipandu oleh moderator Turangga Anom. Dalam sambutannya, Komisaris Sukabumiupdate.com Nuril Arifin menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI).
"Kita sedang menghadapi era transformasi digital yang bergerak sangat cepat. AI berkembang luar biasa pesat, sehingga kita tidak memiliki pilihan selain terus belajar dan beradaptasi. Khususnya bagi pegawai di lingkungan pemerintahan, penguasaan AI menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar Nuril.
Di sela kegiatan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Sukabumi, Yulipri, turut hadir memberikan dukungan sekaligus motivasi kepada para peserta.
Menurutnya, penguasaan AI kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan, terutama bagi aparatur pemerintah yang dituntut mampu memberikan pelayanan publik secara efektif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Baca Juga: BPR Sukabumi Berubah Nama Jadi PT Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda)
"Saat ini belajar AI sangat penting. Aparatur pemerintah harus mampu memahami dan memanfaatkan teknologi AI dalam mendukung pekerjaannya. Pelatihan seperti ini menjadi kesempatan yang sangat baik karena peserta bisa memperoleh ilmu yang aplikatif dengan biaya yang terjangkau. Semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan di instansi masing-masing," ujarnya.
Pelatihan menghadirkan lima narasumber yang membahas strategi komunikasi publik berbasis AI dari berbagai aspek.
Materi pertama disampaikan oleh Oksa Bachtiar mengenai Pengantar Jurnalistik dan Kehumasan. Dalam sesi ini, peserta mempelajari dasar-dasar penyampaian informasi publik yang efektif melalui penerapan unsur 5W+1H, teknik menentukan nilai berita, hingga penyusunan informasi yang akurat dan mudah dipahami masyarakat.
Selanjutnya, Ikbal Juliansyah membawakan materi Penulisan Siaran Pers Menggunakan AI. Peserta diajak mempraktikkan secara langsung penyusunan siaran pers menggunakan bantuan ChatGPT, mulai dari mengolah data mentah, menyusun prompt yang efektif, hingga menghasilkan naskah yang sistematis tanpa mengabaikan kaidah jurnalistik.
Baca Juga: Pilu Bocah di Waluran Sukabumi, Alami Luka Bakar usai Tersiram Air Panas dari Bibinya yang ODGJ
Pada sesi berikutnya, Matar Maligi dan Zidan membahas Pemanfaatan Tools AI untuk Produksi Infografis. Materi meliputi teknik mengolah data menjadi materi visual, menyusun prompt untuk menghasilkan desain infografis, hingga praktik menggunakan berbagai perangkat AI untuk mempercepat proses produksi konten visual.
Selanjutnya, Farhan Saputra membahas Produksi Konten Media Sosial Menggunakan AI. Peserta mempelajari cara cek fakta video, membuat naskah video, voice over berbasis AI, desain konten visual, hingga memanfaatkan template otomatis agar proses produksi konten menjadi lebih cepat, efisien, dan tetap berkualitas.
Sebagai penutup, Oksa Bachtiar kembali memberikan materi Teknik Reportase. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami teknik peliputan lapangan berdasarkan sudut pandang (angle) instansi masing-masing peserta.
Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga aktif berdiskusi, bertanya, dan mempraktikkan langsung penggunaan AI sesuai kebutuhan masing-masing instansi.
Melalui pelatihan ini, Sukabumiupdate Institute berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas publikasi dan penyebarluasan informasi di instansi masing-masing, sehingga komunikasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi semakin efektif, transparan, dan inovatif.
Sukabumiupdate Institute merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah naungan Yayasan Sukabumiupdate Peduli yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik, komunikasi publik, dan literasi digital. Lembaga ini hadir sebagai wadah pembelajaran bagi instansi pemerintah, dunia usaha, organisasi, maupun masyarakat yang ingin meningkatkan kompetensi komunikasi di era transformasi digital.
Editor : Ikbal Juliansyah