Sukabumi Update

Kemen PU Bangun Irigasi, 50 Hektare Sawah Milik Petani Rambay Tegalbuleud Segera Terairi

Ketua P3A Bina Sejahtera Desa Rambay, Ervan, saat mengecek hasil pengerjaan pembangunan saluran irigasi di DI Cipari Sawahlega, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. (Sumber : Kemen PU).

SUKABUMIUPDATE.com – Para petani di Kampung Rambay RT 01/01, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, menyampaikan apresiasi atas pembangunan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Cipari Sawahlega. Infrastruktur yang dibangun melalui Program Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang produktivitas pertanian warga.

Salah seorang petani, H. Usep (50 tahun), mengatakan pembangunan saluran irigasi merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, keberadaan irigasi akan memberikan kepastian pasokan air bagi lahan persawahan, terutama saat musim kemarau.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PU dan BBWS yang telah membangun irigasi yang selama ini dibutuhkan warga. Kami juga ikut berpartisipasi dalam pengerjaannya, sehingga memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga kualitas hasil pekerjaan," ujar H. Usep kepada Sukabumiupdate.com, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Gubernur KDM Janji Tata Total Kasepuhan Ciptamulya, Camat Cisolok: Harapan Baru Warga

Sementara itu, Ketua P3A Bina Sejahtera Desa Rambay, Ervan, menjelaskan pembangunan saluran irigasi berada di Daerah Irigasi Cipari Sawahlega, Kampung Rambay RT 01/01, Desa Rambay. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 80 persen.

Menurutnya, saluran irigasi yang dibangun memiliki panjang sekitar 250 meter di sisi kanan dan kiri, dengan dimensi tinggi 50 sentimeter dan lebar 34 sentimeter. Setelah selesai, saluran tersebut akan mengairi sekitar 50 hektare lahan persawahan milik warga.

"Pembangunan ini sangat bermanfaat bagi para petani karena akan memperlancar distribusi air ke area persawahan. Kami berharap setelah selesai, irigasi ini dapat dipelihara bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang," kata Ervan.

Baca Juga: Pemkab Sukabumi Mulai Berlakukan Tarif Parkir Resmi di 13 Lokasi Wisata, Petugas Pakai Rompi Khusus

Ia menambahkan, proyek tersebut merupakan Program Kementerian Pekerjaan Umum yang didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sebesar Rp195 juta.

Pada Sabtu (1/8/2026), pembangunan irigasi tersebut juga ditinjau melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) oleh tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) bersama Konsultan Manajemen Balai (KMB). Hasil monitoring menunjukkan tidak ditemukan permasalahan berarti, sehingga kualitas pekerjaan dinilai telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Saat ini, pekerjaan masih berlanjut dengan tahapan penggalian dan pemasangan batu pecah sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi. Para petani berharap proyek tersebut dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat di Desa Rambay. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT