SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Pendidikan mengirim bangku untuk mengatasi kekurangan sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Cisaat atau yang dikenal dengan SMP Necis. Kekeurangan bangku ini sempat dikeluhkan wali murid. Kondisi tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah ruang kelas, termasuk kelas VII H.
Keluhan itu disampaikan salah seorang wali murid yang juga anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Apep Saepul Mahdan. Ia mengaku mendapat laporan dari anaknya yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas VII H.
“Ya benar, kelas 7 H laporan dari anak saya tidak pakai bangku, alias ngampar. Bangku di kelas lain pun sudah pada jelek,” kata Apep kepada sukabumiupdate.com.
Kekurangan Bangku untuk Dua Kelas
Kepala SMPN 1 Cisaat, Rita Novita, membenarkan bahwa sebelumnya terdapat kekurangan sarana berupa bangku di sekolah yang dipimpinnya. Menurutnya, kondisi tersebut terjadi di dua kelas.
Rita menjelaskan, kebutuhan bangku tersebut telah diajukan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi sebelum tahun ajaran baru dimulai. “Sudah diajukan ke dinas sejak sebelum ajaran baru. Saat ini sudah dipenuhi,” kata Rita, Jumat (7/8/2026).
Ia menyebutkan, realisasi pengadaan bangku tersebut dilakukan pada Kamis 6 Agustus 2026 , sesuai rencana Dinas Pendidikan. “Dari sejak pengajuan memang dinas menyampaikan akan realisasi pada Agustus 2026 ini. Alhamdulillah sudah datang,” ujarnya.
Baca Juga: Dewan Dadang Fasilitasi Aspirasi Tokoh Agama dan Masyarakat Purwasedar soal Penolakan Konser Reggae
Disdik Sebut Pengadaan Sudah Tertangani
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, membenarkan bahwa kebutuhan sarana dan prasarana di SMPN 1 Cisaat tersebut telah ditangani. “Sudah disampaikan, pengadaan sarana dan prasarana tersebut sudah tertangani oleh Disdik hari kemarin,” kata Herdiawan kepada sukabumipdate, Jumat (7/8/2026)
Menurutnya, terdapat kelas yang sebelumnya belum memiliki bangku secara memadai. Kondisi itu berkaitan dengan proses pengadaan yang bertepatan dengan berakhirnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Ada kelas yang belum tersedia karena memang pengadaannya bertepatan dengan selesai SPMB. Sudah terpetakan dampak dari banyaknya daya tampung di SMPN 1 Cisaat,” jelasnya.
Baca Juga: Satpol PP Sukabumi Tertibkan PKL di Area IGD Baru RSUD Palabuhanratu, Enam Lapak Dibongkar Mandiri
Herdiawan menambahkan, kondisi tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi agar kesiapan sarana dan prasarana menjadi perhatian sebelum proses penerimaan murid baru dilaksanakan. “Sebagai bahan evaluasi kedepannya harus memperhatikan kondisi kesiapan sarana dan prasarana sebelum masa penerimaan murid baru,” pungkasnya.
Editor : Fitriansyah