Sukabumi Update

Pencurian Baterai BTS di Bangbayang Cicurug Gagal, Pelaku Kabur Tinggalkan Mobil

Tim patroli provider tunjukan barang bukti baterai tower BTS dan kendaraan pelaku (Sumber: dok tim)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi pencurian baterai tower BTS tower di Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, berhasil digagalkan tim patroli provider, Jumat dini hari 7 Agustus 2026. Pelaku berhasil kabur namun mobil yang digunakan untuk melakukan aksi pencurian tertinggal di lokasi.

Tim patroli tower provider, Restu Prabowo mengatakan kejadian tersebut bermula ketika alarm dari pusat pengendali tower memberikan pemberitahuan sekitar pukul 03.18 WIB. Alarm tersebut menunjukkan adanya stolen battery atau baterai yang terlepas dari sistem pemantauan.

Saat itu, Restu dan rekannya yang sedang melakukan patroli ke sejumlah tower di wilayah utara Sukabumi, langsung merapat ke kampung Bangbayang. Saat mendatangi lokasi, dia melihat Toyota Calya berwarna abu-abu metalik terparkir di depan akses menuju tower.

Baca Juga: KUA-PPAS 2027 Disepakati, KDM Prioritaskan Layanan Dasar dan Konektivitas Wilayah di Jabar

Ia melihat seseorang yang hendak menaikkan barang ke dalam mobil. "Saya nyalakan ternyata barang itu perangkat tower ke mobilnya," katanya.

Restu berusaha menghalangi kendaraan tersebut dengan menabrakkan mobil patroli yang dikendarainya. Dia mau kabur mau ngegas mobil, cuma keburu dipepet. Saya tabrakkan mobil," ucapnya.

Gagal melarikan diri dengan mobil, pelaku langsung keluar dan kabur. Restu bersama tim patroli provider langsung memeriksa mobil yang ditinggalkan pelaku. Di dalam kendaraan ditemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi pencurian.

Baca Juga: BPS Catat Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen dan Angka Kemiskinan Terus Menurun

Lima baterai BTS ditemukan, 3 baterai sudah berada di dalam mobil, sedangkan dua lainnya berada di sekitar kendaraan dan diduga belum sempat dimasukkan.

"Di mobil tiga biji. Dua lagi mau dinaikkan, tergeletak di pinggir mobilnya," kata Restu.

Ia menyebut dua baterai yang berada di luar mobil diduga berasal dari tower yang digunakan operator Indosat dan XL. Sementara asal tiga baterai lainnya masih ditelusuri oleh pihak perusahaan.

Baca Juga: Kebakaran Surken Gunung Gede Pangrango Hanguskan 1 Hektare Lahan, Penyebab Masih Didalami

"Kita juga lagi melakukan pengecekan yang tiga baterai lagi itu dari mana, dari tower yang mana yang pernah diambil atau bagaimana. Lagi dikontrol," tuturnya.

Selain baterai, barang yang diamankan berupa satu unit Toyota Calya beserta STNK, tool bag berisi sejumlah perkakas, kunci inggris, alat pemotong baja atau besi, linggis, serta satu unit ponsel Android. Restu kemudian membawa barang-barang tersebut ke Polsek Cicurug untuk diamankan dan dibuatkan berita acara.

Pengecekan kembali dilakukan pada pagi harinya untuk memastikan kondisi tower. Dari pemeriksaan itu, ditemukan pagar tower telah dipotong. Rak baterai milik Indosat disebut mengalami kerusakan. Kerangkeng dan coran baterai XL juga dijebol.

Baca Juga: Perumdam TJM Sukabumi Buka Ruang Dialog: Tegaskan Transparansi Informasi Publik

"Perangkat yang rusak semua rusak. Rak baterai dari Indosat hancur, dijebol. Sama kerangkeng dan coran baterai XL juga dijebol," ujarnya.

Menurut Restu, kejadian tersebut berdampak terhadap jaringan di sekitar lokasi karena tower tersebut digunakan untuk perangkat BTS XL dan Indosat. "Ya, terganggu pasti, karena pengguna Indosat dan XL pasti terganggu," katanya.

Restu mengaku tidak dapat melihat jelas wajah pelaku karena kondisi sekitar kendaraan gelap. Ia hanya melihat bagian mata dan sedikit rambut. "Orangnya agak-agak muda," ujarnya.

Baca Juga: Konser Reggae di Purwasedar Sukabumi Batal Usai Ditolak Warga, Musisi Merasa Didiskreditkan

Untuk mobil yang ditinggalkan, Restu menyebut STNK kendaraan tersebut menggunakan nomor polisi wilayah Cibinong, Bogor. 

Sementara itu, Kapolsek Cicurug Kompol Idji Djubaedi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa petugas kepolisian menerima barang-barang yang dibawa tim patroli provider setelah kejadian tersebut. Idji menegaskan barang tersebut baru sebatas titipan dan belum ada laporan resmi terkait dugaan pencurian baterai BTS tersebut.

"Polsek baru menerima titipan barang. Untuk laporan resmi belum ada," kata Idji saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Jumat malam.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT