Sukabumi Update

Baru Bertugas, Kepala UPTD Pasar Parungkuda Eman Benahi Kantor hingga Perlindungan Pekerja

Kepala UPTD Pasar Parungkuda Eman Sulaeman saat ditemui di Pasar Parungkuda. (Sumber : SU/Ibnu Sanubari).

SUKABUMIUPDATE.com - Belum genap sebulan bertugas sebagai Kepala UPTD Pasar Parungkuda, Eman Sulaeman mulai melakukan sejumlah pembenahan di lingkungan pasar. Salah satu yang menjadi perhatian awalnya adalah kondisi kantor UPTD yang sebelumnya terdampak longsor hingga harus dipindahkan ke kios milik pengelola pasar.

Eman menuturkan, dirinya mendapat perintah untuk bertugas di Pasar Parungkuda pada awal Juli. Setelah mulai bertugas, ia bersama para koordinator kemudian melakukan pembenahan, termasuk menyiapkan kembali kantor UPTD sebagai tempat pelayanan bagi pedagang dan warga pasar.

“Ya sewaktu-waktu kita pindah ke sini, mulai tanggal 15 kita berbenah lah awalnya. Berbenah kantor, karena kantor dulu kan ada musibah, longsor ke kali,” tutur Eman kepada Sukabumiupdate.com, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut membuat kantor UPTD Pasar Parungkuda kemudian dipindahkan ke salah satu kios milik pihak pengelola pembangunan pasar. Pembenahan kantor menjadi salah satu perhatian karena keberadaannya dibutuhkan untuk menunjang pelayanan publik di lingkungan pasar.

Baca Juga: Polisi Buru Berandal Motor Pelaku Dugaan Penganiayaan Satpam SPPG di Sukabumi

“Ya untuk kami, karena kantor itu penting sebagai pelayanan publik, pelayanan warga pasar yang ada di wilayah Pasar Parungkuda,” katanya.

Selain kantor, Eman mengatakan kondisi bangunan dan fasilitas pasar yang telah berdiri sejak diresmikan pada 2018 juga menjadi perhatian. Ia menyebut masih terdapat sejumlah kondisi yang perlu dilaporkan kepada dinas.

“Tentang di lingkungan pasar sendiri, tentang kondisi pasar pada saat ini yang sudah dibangun kurang lebih tujuh tahun ya, dari semenjak diresmikan tahun 2018 sampai dengan sekarang, ternyata memang harus banyak yang harus dilaporkan tentang keadaan Pasar Parungkuda pada saat hari ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan dinas, pihaknya diminta mencatat berbagai kerusakan yang ditemukan di pasar. Laporan mengenai kondisi tersebut rencananya disampaikan pada Agustus.

Baca Juga: Karhutla di Jampangtengah Sukabumi Meluas, 65 Personel Berjibaku Padamkan Api

“Memang dinas menyampaikan agar mencatat semua kerusakan-kerusakan yang ada di pasar. Makanya nanti kami untuk pelaporan kondisi pasar mungkin di bulan Agustus nanti akan dilaporkan,” ucapnya.

Sementara itu, pembenahan kantor UPTD telah mulai dilakukan sejak 22 Juli. Eman berharap pembangunan kantor tersebut dapat selesai dalam waktu sekitar dua bulan. Fasilitas tempat pembuangan sementara (TPS) juga telah mulai dibangun dan ditargetkan dapat selesai dalam waktu sekitar satu bulan.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada perbaikan tentang pembangunan kantor sudah mulai, dari sejak tanggal 22 Juli ini sudah dimulai pembangunan. Mudah-mudahan jangka dua bulan selesai pembangunan kantor UPTD Pasar Parungkuda,” katanya.

“Terus TPS juga sudah dibangun. Dengan jangka waktu satu bulan, mudah-mudahan bisa terealisasi dan cepat selesai. Nanti untuk kerusakan-kerusakan yang lain akan menyusul dan dilaporkan kemudian harinya, demi Pasar Parungkuda ini lebih baik ke depannya,” sambung Eman.

Baca Juga: Uang Iuran Lomba Agustusan Jadi Hadiah Pemenang, Apakah Termasuk Judi?

Selain pembenahan fasilitas, perlindungan terhadap pekerja yang berada di lingkungan pasar juga menjadi perhatian. Eman mengatakan para pengelola di sektor perparkiran, keamanan, dan kebersihan kini telah memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Menurutnya, hal tersebut merupakan arahan dari Kepala Dinas kepada UPTD agar para pengelola yang bekerja di pasar memiliki perlindungan selama menjalankan pekerjaannya.

“BPJS ini kan sangat penting, sebab pelaku, pegawai semua itu diwajibkan. Waktu itu memang pengarahan dari Pak Kadis dengan UPTD itu semua pengelola yang ada di pasar harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan sebagai sarana pelindung kita bekerja,” jelasnya.

Eman merinci, sebanyak 13 pekerja perparkiran, 10 pekerja keamanan, dan 10 pekerja kebersihan di Pasar Parungkuda telah memiliki BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Persib Maksimalkan Dewata Challenge Series 2026, Igor Tolic Fokus Bangun Kekompakan Tim

“Untuk perparkiran sendiri, yang 13 karyawan di Pasar Parungkuda sekarang sudah punya BPJS. Terus pegawai keamanan 10 orang sudah punya BPJS, kebersihan 10 orang juga sudah punya BPJS,” ungkapnya.

Ia berharap perlindungan tersebut dapat memberikan rasa aman bagi para pekerja, meskipun masing-masing bidang dikelola oleh pengelola yang berbeda.

“Jadi amanlah dia dalam arti bekerja di pekerjaan di wilayah Pasar Parungkuda, biarpun pengelolaannya oleh masing-masing pengelola yang berbeda,” katanya.

Terkait penggunaan karcis sebagai tanda bukti pembayaran, Eman menjelaskan bahwa retribusi pasar saat ini sudah menggunakan QRIS. Sistem tersebut, menurutnya, telah diterapkan sejak 2022 sehingga karcis tidak lagi digunakan untuk pembayaran retribusi pasar.

Baca Juga: KKN UMMI Hadirkan Inovasi Rocket Stove untuk Atasi Permasalahan Sampah di Desa Mekartanjung

“Kalau karcis kan sekarang sudah enggak ada. Kalau karcis retribusi pasar tidak ada, diganti dengan QRIS. Ini kan sudah dari semenjak tahun 2022 ya sudah diganti,” ujarnya.

Meski demikian, karcis masih digunakan untuk beberapa jenis iuran dan pembayaran tertentu yang dikelola masing-masing pihak, seperti iuran keamanan, iuran kebersihan, serta perparkiran.

“Kecuali mereka menggunakan tanda bukti iuran, iuran keamanan, iuran kebersihan, dengan perparkiran baru menggunakan karcis masing-masing sebagai tanda bukti pembayaran,” jelas Eman.

Ke depan, Eman mengatakan pihaknya tidak hanya berfokus pada pembenahan fasilitas, tetapi juga mengajak seluruh elemen di pasar untuk menjaga kondisi lingkungan.

Ia berharap pedagang dan petugas dapat bersama-sama menciptakan Pasar Parungkuda yang aman, tertib, dan bersih.

“Target ke depan kami mengajak ke semua elemen, kita selaku petugas UPTD mengajak kepada semua pedagang, mari kita ciptakan Pasar Parungkuda ini aman, tertib, bersih,” pungkasnya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT