SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran ilalang terjadi di kawasan Leuwinanggung, Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026) malam.
Wakil Komandan Posko Damkar Parungkuda IV Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Sudirman, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 19.15 WIB.
Menurutnya, lokasi kebakaran berada di wilayah pelayanan Damkar Cicurug. Namun, Posko Damkar Parungkuda turut dikerahkan sebagai bantuan dalam penanganan kebakaran tersebut.
"Untuk wilayah sebenarnya memang wilayah Damkar Cicurug. Tapi kalau saya dari Parungkuda perbantuan ke Cicurug," kata Sudirman, kepada Sukabumiupdate.com.
Ia menjelaskan, titik kebakaran berada di kawasan Leuwinanggung yang berada di sekitar wilayah perbatasan. Berdasarkan peta lokasi, titik tersebut masuk wilayah Desa Purwasari.
"Yang terbakar itu alang-alang pas di Leuwinanggung. Di peta lokasinya masuknya Desa Purwasari," ujarnya.
Baca Juga: 30 Personel Satpol PP Amankan Pelantikan 327 Pejabat Pemkab Sukabumi di Palabuhanratu
Dalam penanganan tersebut, dua unit armada pemadam kebakaran dikerahkan dari Posko Cicurug dan Parungkuda. Total terdapat 10 personel yang diterjunkan, masing-masing lima personel dari Cicurug dan lima personel dari Parungkuda.
Sudirman menyebut perjalanan dari posko menuju Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Sementara proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung kurang lebih 20 menit.
"Untuk perjalanan dari posko ke TKK itu sekitar 15 menit. Untuk pemadaman sendiri sekitar kurang lebih 20 menitan, sampai pendinginan, sampai api padam," jelasnya.
Menurut Sudirman, proses pemadaman tidak menemui kendala berarti. Namun, terdapat kendala akses bagi armada dari Cicurug karena tidak dapat langsung menggunakan jalan tol dari wilayah tersebut.
"Kalau dari Cicurug memang kendalanya tidak bisa masuk tol kalau lewat sini. Jadi untuk Cicurug via tol lewat pintu tol Parungkuda masuknya," katanya.
Ia menambahkan, lokasi kebakaran cukup jauh dari permukiman warga sehingga tidak ada fasilitas umum maupun permukiman yang ikut terancam.
Baca Juga: Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi Bakal Pindah Lokasi: Geser 1 Kilometer, Nama Kampung Diganti
"Tidak ada. Jauh dari pemukiman," ujarnya.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, Sudirman mengatakan masih dalam proses pengkajian. Ia menyebut kondisi lokasi yang jauh dari permukiman membuat petugas kesulitan mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar.
"Masih dikaji. Soalnya kami juga susah komunikasinya untuk konfirmasi. Tidak ada masyarakat, tidak ada warga di sana," katanya.
Menurutnya, di sekitar lokasi hanya terdapat petugas tol yang turut mengawal petugas menuju titik kebakaran.
Untuk kondisi cuaca, Sudirman menyebut angin saat kejadian tidak terlalu kencang. Kondisi tersebut turut membantu petugas dalam melakukan pemadaman.
Baca Juga: Jumat Bersih Berlanjut di Pasar Parungkuda, Pengelola Soroti Sampah yang Dibuang Sembarangan
"Kalau tadi sih angin tidak terlalu kencang. Soalnya kalau malam itu anginnya tidak terlalu kencang, jadi kami juga bisa cepat-cepat mengatasi kebakaran tersebut," pungkasnya.
Editor : Ikbal Juliansyah