SUKABUMIUPDATE.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) OVOD Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) Kelompok 10 menyerahkan sejumlah karya inovasi kepada Pemerintah Desa Hegarmulya, Kabupaten Sukabumi.
Penyerahan tersebut dilakukan dalam Lokakarya Akhir yang digelar Kamis (13/8/2026), sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pengabdian dan implementasi program kerja 20 mahasiswa selama 40 hari di Desa Hegarmulya.
Sejumlah inovasi yang diserahkan meliputi website desa, desain logo desa, dan peta desa. Karya tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan Desa Hegarmulya, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital serta pengenalan potensi desa kepada masyarakat yang lebih luas.
Lokakarya Akhir dihadiri Kepala Desa Hegarmulya beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, para kepala dusun, Ketua Tim Penggerak PKK beserta jajaran, perwakilan masyarakat, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta penanggung jawab OVOD Hegarmulya, Dr. Dian Purwanti, M.A.P.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Bambu di Sindangpalay Sukabumi Diduga Akibat Bakar Daun Kering
Kelompok 10 yang dikoordinasikan Agung Bahtiar dengan bimbingan DPL Dr. Andi Mulyadi, M.Si., menjalankan berbagai program kerja yang mencakup lima bidang, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Salah satu hasil utama program tersebut adalah website Desa Hegarmulya. Platform digital itu dirancang untuk memperkenalkan berbagai potensi desa secara lebih luas, mulai dari tingkat nasional hingga internasional.
Selain website, mahasiswa juga menghasilkan peta desa yang disiapkan sebagai media informasi sekaligus panduan bagi tamu atau masyarakat yang berkunjung ke Desa Hegarmulya.
Sementara itu, desain logo desa dibuat sebagai identitas visual yang diharapkan dapat merepresentasikan karakter dan potensi Desa Hegarmulya.
Kehadiran mahasiswa KKN di Desa Hegarmulya tahun ini merupakan tahun kedua dari program KKN OVOD yang direncanakan berlangsung selama empat tahun.
Program tersebut tetap dijalankan meskipun posko KKN berada di dusun yang berbeda dan berjarak cukup jauh dari kantor desa. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk menjalankan berbagai program pengabdian di tengah masyarakat.
Baca Juga: Lahan Kosong Milik Pabrik Saus di Cibadak Terbakar, Api Melahap 1.000 Meter Persegi
Melalui berbagai program yang dilaksanakan, mahasiswa tidak hanya berupaya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan lingkungan, tetapi juga menghadirkan karya yang dapat dimanfaatkan pemerintah desa setelah masa KKN berakhir.
Penyerahan website, logo, dan peta desa menjadi bagian dari upaya mahasiswa meninggalkan hasil yang dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh Pemerintah Desa Hegarmulya.
Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk implementasi peran mahasiswa sebagai agent of change. Pengabdian yang dilakukan juga sejalan dengan semangat Al-Ma'un, yakni kepedulian terhadap sesama yang diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
KKN OVOD atau One Village One Department merupakan program pengabdian kepada masyarakat yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dengan menempatkan mahasiswa di desa untuk merancang dan melaksanakan program kerja lintas bidang di bawah tanggung jawab satu program studi.
Program tersebut direncanakan berlangsung selama empat tahun di Desa Hegarmulya dengan penanggung jawab Ketua Program Studi Ilmu Administrasi Publik. Program ini menjadi bagian dari komitmen UMMI untuk berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dari tingkat desa.
Melalui keberlanjutan program selama empat tahun, hasil pengabdian diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan KKN. Sebaliknya, berbagai inovasi dan program yang telah dibuat dapat terus dikembangkan bersama pemerintah desa dan masyarakat untuk mendukung kemajuan Desa Hegarmulya.(adv)
Editor : Asep Awaludin