SUKABUMIUPDATE.com - Perahu jenis fiber bernama Anugrah Jaya mengalami kecelakaan laut setelah dihantam ombak di perairan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Minggu (23/8/2026) sekira pukul 08.00 WIB. Perahu ini dioperasikan nelayan sekaligus juru mudi atau tekong bernama Aldi (35 tahun).
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng Asep Jeka mengatakan perahu Anugrah Jaya adalah milik Rani, warga Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, yang biasa beroperasi di perairan Ujunggenteng. Menurutnya, kecelakaan bermula ketika perahu berada di wilayah laut Tegalbuleud dan hendak memasang jangkar.
Namun, kondisi gelombang saat itu cukup besar hingga menghantam perahu. "Di perahu hanya satu orang," kata Asep Jeka kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Tekong Kapal Nelayan Asal Cirebon Meninggal Saat Melaut, Dievakuasi ke Ujunggenteng Sukabumi
Asep menyebut, setelah perahu dihantam ombak, Aldi menyelamatkan diri dengan berenang. Beruntung, keberadaannya diketahui nelayan lain yang menggunakan perahu di laut Tegalbuleud. "Tekong diselamatkan perahu. Setelah itu naik ke dermaga SPB di Desa Buniasih, lalu dievakuasi ke Ujunggenteng," ujarnya.
Hingga saat ini perahu Anugrah Jaya belum berhasil dievakuasi karena masih di tengah perairan. Prosesnya terkendala kondisi cuaca yang belum memungkinkan. "Untuk unit perahu belum dievakuasi, masih di tengah dan terkendala cuaca," kata Asep Jeka.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah perlengkapan yang berada di atas perahu dilaporkan hilang, di antaranya mesin tempel, genset, dan jaring nelayan. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai sekitar Rp 60 juta.
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah