Sukabumi Update

Fenomena Banjir Saat Kemarau di Tegalbuleud: Bugel Muara Cikaso Sukabumi Mulai Rendam Sawah, Rumah dan Jalan

Bugel muara cikaso mulai menggenani pemukiman warga di Tegalbuleud Sukabumi (Sumber: dok warga) (Sumber : dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com – Fenomena alam berupa bugel atau tertutupnya sungai di muara Cikaso menuju ke laut mulai berdampak langsung ke warga di sejumlah wilayah Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Ratusan hektar area persawahan dilaporkan mulai tergenang, termasuk puluhan rumah dan jalan akibat luapan air sungai yang sudah terjadi selama kurang lebih 1 bulan.

Kasi Trantib Kecamatan Tegalbuleud, Sumarna, mengatakan Forkopimcam bersama unsur pemerintah desa dan petugas telah melakukan peninjauan ke sejumlah lokasi yang terdampak. Peninjauan dilakukan ke Kampung Lingkungsari dan Kampung Cironongkeng, didampingi P2BK Kecamatan Tegalbuleud Noris, Babinsa Umar, Kepala Desa Sumberjaya, serta RT setempat.

Menurutnya, berdasarkan hasil peninjauan, beberapa rumah warga sudah mulai tergenang air, terutama di bagian depan dan sekitar pondasi bangunan. “Memang beberapa rumah di bagian depannya sudah mulai tergenang air. Terkait ketinggian air, tadi kami tidak menghitung secara pasti berapa sentimeter, namun air sudah mencapai bagian pondasi dan mulai masuk ke beberapa bagian pondasi rumah,” kata dia.

Baca Juga: DPRD Sukabumi Soroti Legalitas SPPG: Dari Ratusan Dapur MBG, Baru 3 Kantongi PBG

Sumarna menyebut jumlah rumah yang terdampak saat ini diperkirakan 20 unit dan genangan belum masuk ke bagian dalam rumah warga.

“Jumlah rumah yang terdampak hari ini sebenarnya masih terbilang sedikit. Mungkin karena ketinggian air saat ini belum begitu tinggi. Diperkirakan kurang dari 20 rumah dan genangan belum sampai masuk ke dalam rumah. Air baru menggenangi bagian depan dan pinggiran rumah,” ungkapnya.

Namun demikian, pemerintah mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, ketinggian air berpotensi terus bertambah apabila kondisi bugel di Muara Cikaso belum terbuka.

Baca Juga: Bupati Sukabumi Terbitkan Edaran Wajibkan Dapur MBG Kantongi PBG

“Kemungkinan dalam beberapa hari ke depan air akan terus naik, karena setiap hari ketinggian air bertambah beberapa sentimeter. Air dari sungai terus bertambah, sedangkan air belum bisa mengalir keluar ke laut. Hal tersebut menyebabkan terjadinya genangan di sejumlah wilayah,” jelasnya.

Bugel muara cikaso mulai menggenani pemukiman warga di Tegalbuleud SukabumiBugel muara cikaso mulai menggenani pemukiman warga di Tegalbuleud Sukabumi

Selain permukiman dan area persawahan, jalan penghubung di wilayah Lingkungsari juga dilaporkan mulai tergenang air. 

Sumarna mengatakan fenomena bugel tersebut bukan merupakan hal baru bagi masyarakat di sekitar aliran Sungai Cikaso. Fenomena serupa juga pernah terjadi pada akhir 2023. “Ini merupakan fenomena alam yang rutin dan bukan hal baru bagi warga setempat. Pada akhir tahun 2023 juga pernah terjadi hal yang sama,” ujarnya.

Baca Juga: Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ACL Two, Targetkan Kemenangan atas Manila Digger

“Kami menghimbau kepada warga untuk tetap berhati-hati dalam melaksanakan aktivitas karena tentunya genangan air akan terus naik setiap hari ketika posisi bugel belum terbuka,” sambung Sumarna.

Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan membobol tebing pasir atau membuka paksa bugel dengan membuat alur air ke Muara Cikaso secara manual. Sumarna menjelaskan, kondisi bugel di Muara Cikaso sebenarnya sudah berlangsung cukup lama, yakni hampir satu bulan. 

Namun dampak berupa kenaikan genangan ke wilayah permukiman baru mulai terasa dalam sekitar 10 hari terakhir. “Untuk mulai bugelnya itu sebetulnya sudah hampir satu bulan,” tegasnya.

Baca Juga: Jadi Tempat Mesum dan Mabuk! Tempat Rekreasi dan Olahraga Kenari Kota Sukabumi

Pemerintah juga akan berkoordinasi dengan petugas kesehatan untuk mengantisipasi munculnya penyakit dampak dari genangan air di sekitar pemukiman.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT