SUKABUMIUPDATE.com – Seorang ibu di Kota Sukabumi, Berinisial NK (26), dibuat waswas setelah menemukan benda yang diduga puntung rokok di dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) milik anaknya.
NK yang merupakan warga Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, mengatakan benda tersebut ditemukan saat dirinya mengonsumsi makanan MBG yang dibawa pulang oleh anaknya dari sekolah. Kamis (27/8/2026).
Anaknya diketahui masih duduk di bangku kelas 2 SDN Dayeuhluhur CBM. Menu MBG tersebut biasanya diterima anaknya saat jam istirahat sekitar pukul 09.00 WIB.
NK mengaku anaknya terkadang tidak makanan MBG di sekolah dan memilih membawanya pulang ke rumah. Menurutnya, makanan tersebut sayang jika tidak dimakan.
“Anak kan dapet MBG dari sekolah, biasa gak dimakan tapi dibawa pulang ke rumah. Ngambilnya biasanya jam 9 waktu istirahat,” kata NK kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: CCTV Ungkap Detik-detik Nelayan Sukabumi Ditusuk Berkali-kali di Dermaga PPN Palabuhanratu
Saat berada di rumah, NK kemudian memakan menu MBG tersebut. Ia menyebut makanan yang diterimanya terdiri dari nasi, lumpia isi daging, dua potong tempe, dan sayuran.
“Sayang kan gak dimakan mah, saya makan, isi MBG nya ada nasi, lumpia isi daging, dua tempe, satu sayur,” ujarnya.
Namun, saat memakan lumpia tersebut, NK merasakan sesuatu yang janggal. Ia awalnya mengira bau yang muncul berasal dari makanan yang gosong.
“Saya makan tuh si lumpia isi daging nya di kunyah kirain saya bau gosong lama-lama ko kaya bau roko di muntahin lah sama saya eh bener ada puntung rokoknya,” ungkapnya.
NK mengatakan kejadian tersebut merupakan pengalaman pertama yang dialaminya selama anaknya menerima program MBG. “Ini kejadian pertama,” katanya.
Baca Juga: Exit Tol Bocimi Disekat Jelang Demo Jakarta, Aktivis Sukabumi: Bukan Pelayanan, tapi Pembatasan
Temuan tersebut membuat NK merasa khawatir. Sebagai orang tua, ia takut benda yang diduga puntung rokok itu sebelumnya ikut termakan oleh anaknya.
“Was was ya sebagai ibu takut nya kan ke makan anak,” ujarnya.
Menurutnya, temuan tersebut menjadi persoalan serius karena makanan yang seharusnya memenuhi kebutuhan gizi anak justru didapati benda yang tidak semestinya berada di dalam makanan.
“Ini jadi bukan MBG kalo ada puntung rokok nya,” tegasnya.
Menu MBG yang diterima anak NK diketahui bersumber dari salah satu dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berada di sekitar Lapang Suryakencana, Kelurahan Warudoyong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.
NK berharap kejadian tersebut menjadi perhatian dan tidak kembali terulang. Ia meminta proses penyediaan hingga pengemasan makanan MBG dilakukan dengan pengawasan dan kebersihan yang lebih ketat.
Baca Juga: Lima Pelajar Asal Sukabumi Diamankan di Bogor, Diduga Mau Ikut Demo di Jakarta
NK juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap keberlanjutan program tersebut apabila persoalan serupa kembali terjadi. Jika MBG tetap diperpanjang, ia berharap mekanismenya dapat dipertimbangkan untuk diubah.
“Ke depan nya si kalo masih di perpanjang si MBG ini mau nya kita sebagai ibu di uang kan saja,” katanya.
Menurutnya, dengan pemberian dalam bentuk uang, orang tua dapat menyiapkan makanan atau bekal sendiri untuk anak berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing. “Dan anak bisa bawa bekal MBG dari rumah,” pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi sukabumiupdate.com masih berupaya meminta keterangan resmi dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dimaksud.
Editor : Asep Awaludin