Sukabumi Update

5 Hektare Lahan di Tamanjaya Sukabumi Terbakar, Diduga Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab

Tim gabungan saat berupaya memadamkan kobaran api yang menghanguskan lahan dan kebun di Tamanjaya Ciemas Sukabumi, Selasa (1/9/2026). (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran menghanguskan sekitar 5 hektare kebun dan lahan alang-alang di Kampung Cigaok RT 04/01, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026) siang.

Camat Ciemas Bobby Prihardy Gumulya mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.40 WIB. Petugas gabungan kemudian langsung menuju lokasi dan tiba sekitar 10 menit kemudian.

“Objek yang terbakar merupakan kebun warga dan lahan alang-alang. Kurang lebih 5 hektaran,” ujar Bobby kepada sukabumiupdate.com.

Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciemas, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Kasi Trantib bersama anggota Satpol PP Kecamatan Ciemas, personel Polsek Ciemas, serta warga Desa Tamanjaya.

Menurut Bobby, proses pemadaman sempat terkendala minimnya sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Akibatnya, petugas harus mengambil pasokan air dari Bendungan Sungai Ciletuh yang jaraknya cukup jauh dari titik api.

"Damkar mengambil air dari sumber air Bendungan Sungai Ciletuh, dengan jarak yang lumayan jauh, karena tidak ada sumber air yang dekat," jelasnya.

Baca Juga: Potret Geopark Ciletuh di Puncak Kemarau, Sawah Hijau Berubah Jadi Hamparan Tandus

Berdasarkan hasil pemantauan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan pendalaman lebih lanjut.

"Diduga oleh orang yang tidak bertanggung jawab," kata Bobby.

Berkat kerja sama petugas gabungan dan masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.53 WIB atau sekitar satu jam setelah penanganan dilakukan.

Bobby memastikan kondisi di lokasi saat ini sudah aman dan terkendali. Petugas juga melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim kemarau ketika vegetasi kering seperti alang-alang sangat mudah terbakar dan dapat mempercepat penyebaran api.

Warga juga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api di sekitar kebun maupun lahan terbuka agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan kebakaran tidak meluas.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT