Sukabumi Update

Perumdam TJM Sukabumi Operasikan IPA Kalapanunggal, Jaga Kualitas Air Ribuan Pelanggan

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalapanunggal Perumdam TJM Sukabumi yang telah beroperasi sejak Juli 2026. (Sumber Foto: SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com – Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perumdam TJM) Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kualitas pelayanan air minum bagi masyarakat melalui pengoperasian Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kalapanunggal.

IPA berkapasitas 46 liter per detik tersebut mulai beroperasi pada Juli 2026 dan difokuskan untuk menjaga kualitas air sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

Kepala Perumdam TJM Cabang Kalapanunggal, Tedy Sutady, mengatakan keberadaan IPA menjadi penting terutama saat kondisi sumber air mengalami perubahan pada musim hujan.

Menurutnya, air dari sumber terkadang mengalami peningkatan kekeruhan ketika curah hujan tinggi. Dengan adanya proses pengolahan di IPA, kualitas air yang diterima pelanggan diharapkan tetap terjaga.

"Lebih untuk kualitas air lebih terjamin dengan menggunakan IPA. Apalagi seandainya musim hujan, kondisi air dari sumber keruh, sehingga dengan adanya IPA tentu sangat membantu cabang dalam memberikan pelayanan yang terbaik dan meminimalisir komplain tentang kekeruhan air," ujar Tedy saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Rabu (2/9/2026).

Tedy menegaskan, pengoperasian IPA Kalapanunggal tidak menambah kapasitas produksi air. Kapasitas produksi tetap sama, sedangkan fasilitas tersebut difungsikan untuk meningkatkan proses pengolahan dan menjaga kualitas air sebelum didistribusikan.

"Kalau kapasitas tetap sama, tidak ada penambahan. Tujuannya untuk kualitas air bersih, bukan kuantitas," katanya.

Baca Juga: Perumdam TJM Sukabumi Terus Berbenah, Kini Miliki 21 Cabang dan Unit

Pengolahan Air Sesuai Standar

Kepala Bagian Produksi Perumdam TJM, Ida Darmawati, menambahkan bahwa proses pengolahan air di IPA Kalapanunggal dilakukan melalui sejumlah tahapan untuk memastikan air yang diproduksi memenuhi ketentuan kualitas air minum.

"Air yang diproduksi telah melalui tahapan pengolahan dan pengawasan kualitas secara ketat sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan mengenai persyaratan kualitas air minum," ujar Ida.

Menurut Ida, pengawasan kualitas mencakup sejumlah parameter, antara lain aspek fisik, kimia, mikrobiologi, dan radioaktivitas.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan air yang didistribusikan memenuhi persyaratan kualitas, termasuk tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, serta memenuhi ketentuan terkait keberadaan bakteri seperti E. coli dan total coliform.

Baca Juga: Perumdam TJM Sukabumi Himbau Pelanggan Bayar Tagihan Air Lewat Bank dan E-Wallet

Layani Ribuan Pelanggan

Sementara itu Direktur Teknis Perumdam TJM, Iyus Sugiarto, berharap pengoperasian IPA Kalapanunggal memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan air minum.

"Kami berharap pengoperasian IPA Kalapanunggal ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung peningkatan kualitas hidup, serta menjadi langkah maju dalam mewujudkan pelayanan air minum yang prima, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan," ungkap Iyus.

Saat ini, Perumdam TJM Cabang Kalapanunggal melayani pelanggan di dua kecamatan, yakni Kalapanunggal dan Bojonggenteng.

Di Kecamatan Bojonggenteng juga terdapat kantor pelayanan. Wilayah tersebut telah digabungkan ke dalam pelayanan Cabang Kalapanunggal sejak 2018.

Jumlah pelanggan di Kecamatan Kalapanunggal tercatat sekitar 3.390 pelanggan, sedangkan Bojonggenteng sekitar 1.940 pelanggan.

Dengan demikian, pelayanan Cabang Kalapanunggal mencakup sekitar 5.330 pelanggan di kedua wilayah tersebut.

Beroperasinya IPA Kalapanunggal diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan air minum, khususnya dalam menjaga kualitas air yang diterima pelanggan di Kecamatan Kalapanunggal dan Bojonggenteng. (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT