SUKABUMIUPDATE.com – Warga Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di bawah Jembatan Cijambe, Jalur Lingkar Selatan (Lingsel), Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.
Jasad bayi tersebut ditemukan dalam sebuah kantong plastik berwarna merah. Saat ditemukan, jasad bayi mulai mengeluarkan bau.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.
“Betul telah di temukan mayat bayi berjenis kelamin Laki-laki di bawah Jembatan Cijambe,” Ujar Ade kepada sukabumiupdate.com.
Berdasarkan laporan sementara, kata Ade, jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Andri Supardi (45), yang saat itu sedang mencari bambu di bawah jembatan.
Baca Juga: Pendakian Gunung Salak dan Kawah Ratu Ditutup, TNGHS: Termasuk Jalur via Sukabumi
Andri kemudian merasa curiga setelah melihat gundukan sampah berupa kantong plastik berwarna merah yang berada di samping pohon pisang.
“Karena curiga, Andri kemudian memeriksa kantong tersebut. Saat diperiksa, saksi melihat bagian kepala bayi sehingga langsung melaporkan temuannya kepada Ketua RT dan RW setempat,” kata dia.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Warudoyong bersama jajaran Polres Sukabumi Kota mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi awal, jasad bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUD R. Syamsudin, S.H., Kota Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Ade Ruli mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi serta mengetahui kronologi lengkap terkait penemuan jasad tersebut.
“Polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan,” ucapnya.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk mencari informasi terkait pihak yang diduga berkaitan dengan pembuangan jasad bayi tersebut.
Editor : Asep Awaludin