SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan dukungan penuh terhadap usulan pengangkatan tokoh Persatuan Umat Islam (PUI) asal Sukabumi, Mr Raden Samsoedin, sekaligus Wali Kota Sukabumi pertama sebagai Pahlawan Nasional.
Dukungan tersebut disampaikan Listyo Sigit saat menghadiri kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).
Di hadapan ribuan peserta, Listyo menilai Mr R Samsoedin memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia yang tidak boleh dilupakan. Mr R Samsoedin atau Raden Sjamsoeddin diketahui pernah menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).
"Oleh karena itu, tentunya saya juga mendukung tadi usulan dari Bapak Dewan Syura untuk mengusulkan Pak Mr. Samsoedin menjadi Pahlawan Nasional," kata Listyo Sigit Prabowo, Kamis 3 Agustus 2026.
Baca Juga: Segera Dibangun, Peletakan Batu Pertama Jembatan Leuwidingding Mulai Dilakukan
Listyo menekankan pentingnya peran pemerintah daerah bersama pemerintah pusat untuk lebih aktif memperjuangkan pengusulan Mr R Samsoedin sebagai Pahlawan Nasional.
"Ini tentunya PR dari Pak Bupati, Pak Wali Kota, dan tentunya wabilkhusus yang sekarang berada di Staf Kepresidenan karena tinggal melangkah satu langkah, sudah dekat. Kalau saya bagian mengawal dari belakang," ungkapnya.
Listyo berharap koordinasi intensif dari seluruh pihak dapat membuahkan hasil pada tahun mendatang. Menurutnya, pengangkatan Mr R Samsoedin sebagai Pahlawan Nasional akan menjadi tonggak sejarah baru bagi Sukabumi dan PUI.
"Sehingga kemudian tahun depan kita harapkan gelar Pahlawan Nasional ini bisa melengkapi dari para pahlawan-pahlawan nasional pendiri PUI yang sudah mendapatkan gelar tersebut," pungkas Kapolri.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) PUI Raizal Arifin mengatakan jasa Mr R Samsoedin bagi bangsa Indonesia cukup besar.
Baca Juga: Pesona Parakansalak dari 800 Mdpl, Saung Gunung Camp Siap Jadi Destinasi Unggulan Sukabumi
Selain pernah menjadi anggota BPUPKI, tokoh kelahiran Sukabumi pada 1 Januari 1908 tersebut juga pernah menjabat sebagai Wakil Perdana Menteri II dan Duta Besar Indonesia di Rusia.
"Jasa beliau yang pertama, beliau adalah anggota BPUPKI. Yang kedua, beliau juga pernah menjadi Wakil Perdana Menteri II. Yang ketiga, beliau pernah menjadi Dubes di Rusia. Sehingga menurut saya positioning-nya cukup kuat," ucap Raizal.
Selain itu, sebagai salah satu tokoh pendiri organisasi keagamaan tertua di Indonesia, Mr R Samsoedin disebut memiliki peran dalam mempertemukan KH Abdul Halim asal Majalengka dan KH Ahmad Sanusi asal Sukabumi dalam proses pembentukan PUI.
"Kalau di PUI beliau yang kemudian menghubungkan KH Ahmad Sanusi dengan KH Abdul Halim. Jadi, ada dua perbincangan dari KH Abdul Halim dengan KH Ahmad Sanusi untuk menyatukan dua organisasi. Dan ketika KH Ahmad Sanusi wafat duluan, dia menitipkan satu surat kepada KH Abdul Halim, dan beliau menyampaikan isi suratnya adalah untuk memfusikan organisasi yang ada di Sukabumi dengan di Majalengka," jelasnya.
Baca Juga: Curug Cilember Punya 7 Air Terjun, Hutan Pinus, Taman Kupu-kupu, Hingga Campground
Raizal menjelaskan, pengusulan gelar Pahlawan Nasional akan dilakukan secara berjenjang melalui berbagai proses dan tahapan. Proses tersebut di antaranya dimulai dengan seminar dan diseminasi secara luas, kemudian dilanjutkan dengan pengusulan di tingkat provinsi hingga pusat.
"Betul, tapi kita akan mulai berjenjang. Biasanya nanti ada semacam seminar yang dilakukan di masing-masing daerah, kemudian nanti ini dibawa usulan kepada provinsi. Dan tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Kapolri, nanti akan dikawal oleh ada keluarga besar kami di KSP, ya. Ya, mudah-mudahan itu bisa gol," sebutnya.
Menurut Raizal, pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Mr R Samsoedin nantinya akan menjadi kebanggaan baru bagi masyarakat Sukabumi. Setelah KH Ahmad Sanusi, Mr R Samsoedin diharapkan menjadi tokoh berikutnya asal Sukabumi yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.
"Dan ini menurut saya akan menjadi kebanggaan bagi warga Sukabumi. Betul, kita nambah satu Pahlawan Nasional lagi setelah KH Ahmad Sanusi," jelasnya.
Editor : Asep Awaludin