SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran melanda lahan kosong yang ditumbuhi pohon bambu di belakang SMAN 2 Kota Sukabumi, Jalan Karamat, RT 03/04, Kelurahan Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Jumat (4/9/2026) malam.
Peristiwa yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB tersebut menghanguskan lahan seluas kurang lebih 50 meter persegi. Lokasi lahan berada tepat di area tebing di atas aliran sungai belakang Sekolah Maung tersebut.
Kobaran api kemudian dipastikan berhasil dilokalisasi Pemadam Kebakaran (Damkar) sehingga tidak sampai merambat ke area bangunan sekolah.
Kapolsek Gunungpuyuh Polres Sukabumi Kota, AKP Didin Waslidin, menyebutkan bahwa insiden kebakaran tersebut diduga kuat dipicu puntung rokok yang masih menyala dan dibuang oknum tak bertanggung jawab di sekitar lokasi.
“Diduga ada yang membuang puntung rokok yang masih menyala di sekitar lokasi, kemudian merembet ke daun bambu yang kering dan berserakan di lahan,” ujar Didin kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Siapkan Pemimpin Masa Depan, Pemprov Jabar Integrasikan Sekolah Maung dengan Industri
Menurutnya, kondisi lahan yang dipenuhi daun bambu kering membuat api dengan cepat membakar area tersebut. Beruntung, kobaran api dapat segera ditangani sehingga tidak sampai merambat ke bangunan SMAN 2 Kota Sukabumi yang berada tidak jauh dari lokasi.
Proses pemadaman melibatkan tiga unit kendaraan Damkar Kota Sukabumi dengan bantuan warga sekitar.
“Sekitar pukul 20.00 WIB api sudah berhasil dipadamkan,” kata Kapolsek.
Didin juga memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam peristiwa tersebut.
Setelah menerima laporan, personel Polsek Gunungpuyuh bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan lokasi kejadian.
Baca Juga: Karhutla Meluas di Simpenan Sukabumi: 4 Hektare Kebun Jati Terbakar, Api Ancam Permukiman
Selain kepolisian dan Damkar Kota Sukabumi, penanganan di lokasi turut melibatkan BPBD Kota Sukabumi, pihak SMAN 2 Kota Sukabumi serta masyarakat sekitar.
Didin mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membuang puntung rokok, terutama di area yang banyak terdapat material kering seperti daun dan ranting. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kebakaran, terlebih saat lahan dalam kondisi kering.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena dapat memicu kebakaran,” pungkasnya.
Editor : Denis Febrian