SUKABUMIUPDATE.com - Polisi mengungkap dugaan kecelakaan kereta api yang menewaskan seorang perempuan di Kampung Kamandoran RT 01/10, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026).
Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono mengatakan, peristiwa tersebut diketahui setelah sejumlah warga melihat sosok jenazah di bawah jembatan lintasan kereta api sekitar pukul 11.00 WIB.
“Awalnya beberapa warga melihat adanya sosok mayat di bawah jembatan lintasan kereta api. Warga kemudian memberitahukan kepada aparat setempat, yakni ketua RT dan RW, lalu melaporkannya ke Polsek Cibadak,” kata Joko.
Baca Juga: Janji Pengembalian Uang Tak Terwujud: Mediasi Gagal, Nasabah Investasi di Cibadak Lapor Polisi
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Cibadak bersama Babinsa mendatangi lokasi. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk dilakukan pemeriksaan luar atau pengecekan fisik.
Korban diketahui bernama Een Suheni binti Mad'i, perempuan berusia sekitar 50 tahun, seorang ibu rumah tangga. Berdasarkan data kepolisian, korban beralamat di Kampung Cikidang, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.
Baca Juga: Copet Beraksi di Konser Musik Sukabumi, Korban: Dua Pelaku Ditangkap, BB 10 HP
Joko menyebut waktu kejadian diperkirakan terjadi antara pukul 10.50 WIB hingga 10.58 WIB. Perkiraan tersebut mengacu pada jadwal keberangkatan kereta api dari Stasiun Karangtengah pukul 10.50 WIB dan jadwal keberangkatan dari Stasiun Cibadak pukul 10.58 WIB.
“Untuk kejadian kecelakaan tersebut diperkirakan antara jam 10.50 WIB sampai 10.58 WIB,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan keterangan warga setempat, korban diketahui mendirikan sebuah gubuk bersama suaminya, Yusuf (65). Lokasi gubuk tersebut berjarak sekitar 300 meter dari tempat yang diduga menjadi lokasi korban tertemper kereta api.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Ada Tempat Ngopi Tersembunyi di Perbawati Selabintana Sukabumi
Setelah dilakukan pemeriksaan luar di RSUD Sekarwangi, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. “Untuk proses lebih lanjut, kejadian tersebut diserahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi,” kata Joko.
Editor : Fitriansyah