Sukabumi Update

Baju Terlilit Rantai Motor, Ibu Rumah Tangga Terjun ke Sungai di Jembatan Cikarang Sukabumi

Pakaian korban kecelakaan di Ciracap Sukabumi terlilit rantai motor (Sumber: dok warganet)

SUKABUMIUPDATE.com – Seorang ibu rumah tangga mengalami kecelakaan hingga terjun ke sungai di Jembatan Cikarang, perbatasan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, dengan Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban bernisial S, warga Kampung Babakan Sawah, RT 25/RW 07, Desa Ciracap. Saat kejadian, korban tengah dibonceng sepeda motor Honda Supra oleh anak laki-lakinya dari arah Surade menuju Ciracap.

Sekretaris Desa (Sekdes) Ciracap, Noyief Naretsya, membenarkan bahwa korban merupakan warga Desa Ciracap. Ia mengatakan, kecelakaan diduga terjadi setelah pakaian korban terlilit rantai sepeda motor hingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak pembatas jembatan.

Baca Juga: Janji Pengembalian Uang Tak Terwujud: Mediasi Gagal, Nasabah Investasi di Cibadak Lapor Polisi

“Jadi sepeda motor datang dari arah Surade menuju Ciracap. Korban habis kondangan dari Kampung Pondok Kaso, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, naik motor Honda Supra bertiga sama anaknya. Yang bawa motor anaknya laki-laki, membonceng korban dan anak kecil perempuannya,” ujar Noyief saat dikonfirmasi Sukabumiupdate.com.

Menurutnya, setelah motor oleng, kedua anak korban terjatuh di atas jembatan, sedangkan korban terjun ke sungai yang berada di bawah jembatan. “Bajunya kelilit ke rantai motor, kayaknya oleng ke kiri terus nabrak pembatas jembatan. Anak yang laki sama yang kecil jatuh di jembatan, nah ibunya jatuh ke sungai,” jelasnya.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Ciracap untuk mendapatkan penanganan medis. Noyief menyebut, korban mengalami luka pada tangan kanan berupa lecet atau goresan. Selain itu, terdapat benjolan di bagian belakang kepala.

Baca Juga: Abu Vulkanik Sampai Sukabumi, Jangan Sepelekan Dampaknya bagi Kesehatan, Lakukan 9 Hal Ini

“Luka hanya di tangan kanan, seperti tergores. Ada juga benjolan di kepala bagian belakang,” katanya.

Noyief menambahkan, korban saat ini sudah berada di rumah dalam kondisi baik. Namun, pihak keluarga diupayakan membawa korban ke rumah sakit untuk memastikan kondisi benjolan di bagian belakang kepala tersebut.

“Karena ada benjolan di belakang kepalanya, diupayakan ke rumah sakit supaya lebih terkonfirmasi terkait benjolan tersebut,” ujarnya.

Ia menyebut korban diperkirakan berusia sekitar 45 tahun. Noyief mengatakan, korban memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), sehingga akses layanan kesehatan ke rumah sakit telah tersedia apabila keluarga memutuskan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Baca Juga: Perempuan 50 Tahun Tewas Diduga Terserempet KA Pangrango di Jalur Rel Cibadak

“Sementara korban di rumah. Kalau pihak keluarga mau ke rumah sakit, layanan kesehatan sudah tersedia,” pungkasnya.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT