SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) siap melepas sembilan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi untuk bekerja di luar negeri.
Sebelum diberangkatkan, sembilan PMI tersebut telah mengikuti pelatihan melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Akademi Tamansiswa.
Seremonial pelepasan sembilan PMI sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap masyarakat yang akan bekerja melalui jalur penempatan tenaga migran digelar di Balai Kota Sukabumi, Kamis (10/9/2026).
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan keberangkatan PMI tersebut merupakan bagian dari program pemerintah kota dalam mengurangi angka pengangguran sekaligus membantu mengentaskan kemiskinan.
Baca Juga: Polisi Hutan Gunung Gede Diduga Dianiaya, Pos Pemeriksaan SIMAKSI Gunung Putri Rusak
"Dengan semakin banyaknya anak-anak muda Kota Sukabumi yang bekerja di luar negeri, itu artinya tingkat pengangguran di Kota Sukabumi akan terus berkurang. Selain itu, bila mereka sudah mulai aktif bekerja dan mendapatkan gaji, hasilnya akan dikirim ke keluarganya dan membantu perekonomian keluarga. Ini tentu juga bisa mengurangi tingkat kemiskinan," ujar Ayep Zaki.
Ayep juga mengingatkan masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri agar menempuh jalur resmi dan memilih lembaga yang telah tersertifikasi.
Menurutnya, lembaga pelatihan kerja yang telah diverifikasi Disnaker Kota Sukabumi dapat membantu calon PMI mempersiapkan berbagai kebutuhan sebelum bekerja di luar negeri.
"Lembaga-lembaga pelatihan kerja di Kota Sukabumi yang sudah terverifikasi dinas tenaga kerja akan membantu kemudahan calon pekerja. Bukan hanya dari segi keahlian kerja dan bahasa, tetapi juga dana yang dibutuhkan para calon pekerja migran," jelasnya.
Baca Juga: Mengenal Durian Lokal Sukamaju Cikakak Sukabumi yang Diburu hingga Luar Pulau Jawa
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menyebut keberangkatan sembilan PMI tersebut menjadi salah satu langkah untuk membuka kesempatan kerja sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap kesempatan kerja seperti ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus menjadi salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran di Kota Sukabumi," ungkap Bobby.
Bobby juga berpesan kepada para PMI agar menjalankan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik Kota Sukabumi dan Indonesia, serta menaati ketentuan yang berlaku selama berada di negara tujuan.
Dalam proses penempatan tersebut, Disnaker Kota Sukabumi turut berperan dalam memberikan dukungan terhadap proses penempatan dan perlindungan tenaga kerja migran. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang bekerja ke luar negeri mendapatkan akses melalui prosedur yang sesuai dan aman.
Baca Juga: Persija vs Persib di SUGBK Dipimpin Yudai Yamamoto, Ini Rekam Jejak Sang Wasit Jepang
Keberangkatan sembilan PMI tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi para pekerja dan keluarganya, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Sukabumi memperluas akses kesempatan kerja bagi masyarakat.
Kolaborasi antara Pemerintah Kota Sukabumi, Disnaker dan lembaga pelatihan seperti LPK Akademi Tamansiswa diharapkan terus diperkuat untuk menciptakan lebih banyak kesempatan kerja sekaligus meningkatkan kompetensi masyarakat agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Editor : Ikbal Juliansyah