SUKABUMIUPDATE.com – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB tersebut mengakibatkan sedikitnya sembilan rumah warga terdampak.
Berdasarkan pendataan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, tujuh rumah mengalami rusak berat, sedangkan dua lainnya rusak ringan. "Total ada sembilan kepala keluarga dengan 27 jiwa yang terdampak," ujar Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.
Adapun rumah yang mengalami kerusakan berat tercatat milik Defakri, Mae, Enyang, Aep, Supriyanto, Gustaman, serta Henda. Sementara rumah milik Igar dan Emis mengalami rusak ringan.
Kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa. Untuk sementara, para pemilik rumah yang terdampak akan mengungsi, baik di rumah kerabat ataupun fasilitas milik pemerintah desa.
Baca Juga: Truk Engkel Pembuang Cangkang Kelapa di Waluran Sukabumi Datang Kembali Angkut Sampahnya
BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, di antaranya bahan sandang dan makanan, peralatan rumah tangga, serta material bangunan. Daeng menghimbau warga untuk lebih berhati-hati, terutama pada ancaman kebakaran hutan dan lahan atau (karhutla) yang bisa merambat ke pemukiman.
"Informasi yang kami dapat. Kebakaran ini berasal dari rambatan karhutla dan menjalar ke permukiman warga," kata Daeng kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (10/9/2026).
Warga Sebut karena Korsleting Listrik
Laporan BPBD soal dugaan penyebab kebakaran ini dibantah oleh warga terdampak. Hendra korban sekaligus salah satu warga yang melihat kobaran api mulai muncul dari bagian atas rumah di RT 33 RW 06 Desa Kertajaya tak menyangka kebakaran tersebut membesar begitu cepat.
Dalam hitungan menit, cahaya merah menyala mulai menjilat bagian bangunan dan membuat warga sekitar panik. Ia menegaskan api berasal dari korsleting listrik di bagian atas rumah.
Baca Juga: Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Larang Bobotoh Datang ke SUGBK
"Korsleting listrik itu pak (dugaan pemicu kebakaran), sebab api menyalanya dari atas. Begitu api menyala berkobar besar di atas rumah, saya berteriak panggil-panggil sama tetangga. 'Tolong keluar! Tolong keluar! Api membesar! Kebakaran! Kebakaran!" ujar Hendra saat ditemui awak media, Kamis (10/9/2026).
Editor : Fitriansyah