SUKABUMIUPDATE.com - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi memanfaatkan Sukabumi Expo 2026 untuk mengenalkan arah pembangunan daerah, inovasi, hingga potensi unggulan Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat.
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tersebut menjadi ruang bagi Bapperida untuk menyampaikan informasi mengenai perencanaan pembangunan yang tengah dan akan dilakukan pemerintah daerah.
Pelaksana Analisis dan Informasi Bapperida Kabupaten Sukabumi, Yoga, mengatakan kehadiran Bapperida di Sukabumi Expo tidak hanya untuk menyampaikan informasi terkait perencanaan pembangunan, tetapi juga mengenalkan potensi daerah sekaligus mendorong inovasi.
Baca Juga: Waspada! Nomor WA Penipu Catut Nama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana
"Bapperida hadir untuk memperkenalkan berbagai informasi, inovasi, dan capaian dalam perencanaan pembangunan, riset, serta inovasi daerah. Sukabumi Expo juga menjadi kesempatan untuk mengenalkan potensi daerah dan mendorong semangat inovasi bersama," ujar Yoga, pada Sabtu (12/9/2026).
Ia menjelaskan, Bapperida memiliki tugas utama menyusun perencanaan pembangunan daerah dalam berbagai periode, mulai dari tahunan, lima tahunan, hingga jangka panjang selama 20 tahun.
Perencanaan tersebut dituangkan dalam sejumlah dokumen strategis, seperti Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), hingga Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).
Baca Juga: Hasil Persija vs Persib: Ivan Mamut Cetak Gol di Akhir Laga, Macan Kemayoran Menang 2-1
"Produk utama kami adalah dokumen perencanaan, baik RKPD, RPJMD, sampai RPJPD. Dari situ kita merencanakan pembangunan apa yang menjadi prioritas di Kabupaten Sukabumi," jelasnya.
Menurut Yoga, penyusunan arah pembangunan diawali dengan melihat berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Sukabumi. Potensi tersebut kemudian menjadi salah satu dasar dalam menentukan sektor yang perlu diperkuat untuk mendorong perekonomian daerah.
Saat ini, arah pembangunan Kabupaten Sukabumi antara lain diarahkan pada penguatan sektor agroindustri dan agrowisata dengan mengoptimalkan potensi pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata hingga industri.
Baca Juga: Pengurus Golkar Dapil 6 Sukabumi Deklarasi Dukung Penuh Budi Azhar Jadi Ketua DPD
"Kita melihat potensi-potensi Kabupaten Sukabumi terlebih dahulu, sehingga bisa difokuskan untuk mendorong perekonomian dan industri. Sekarang fokusnya pada agroindustri dan agrowisata, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, termasuk pariwisata sampai industrinya," ungkap Yoga.
Lebih lanjut, Yoga menegaskan bahwa hasil kerja Bapperida tidak selalu dirasakan masyarakat secara langsung. Sebab, peran utama lembaga tersebut berada pada aspek perencanaan yang menjadi acuan bagi perangkat daerah dalam menjalankan program pembangunan.
"Kalau produk utamanya pasti dokumen perencanaan. Output utama kami adalah merencanakan. Untuk masyarakat memang dampaknya tidak langsung, tetapi kita lebih kepada perangkat daerah. Kita merencanakan apa supaya pembangunan ke depannya sesuai dan memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah