Sukabumi Update

Berawal Temuan di Pasar Hewan Parungkuda, Dua Maling Domba di Kalapanunggal Ditangkap Polisi

Dua terduga maling domba di Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi yang tengah di periksa pihak Polres Sukabumi. (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Kasus pencurian ternak yang kerap meresahkan warga dan peternak di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai terkuak. Temuan seekor domba curian di Pasar Hewan Parungkuda menjadi petunjuk awal kepolisian dalam mengamankan dua orang tersangka.

Wilayah Kalapanunggal, khususnya Desa Pulosari, terbilang memang rawan aksi pencurian ternak. Maraknya kasus ini kembali memicu aduan warga ke Polsek Kalapanunggal pada awal September 2026. Salah satu korban kehilangan adalah Hilman Hamidin (31), peternak asal Kampung Cigoong RT 01/01, Desa Pulosari, yang harus merelakan satu ekor dombanya disikat maling.

Kapolsek Kalapanunggal IPTU Aah Saepul Rohman mengatakan, titik terang pengungkapan kasus ini bermula saat pihaknya menerima laporan masyarakat mengenai keberadaan domba milik korban di Pasar Hewan Parungkuda.

Setelah itu, Unit Reskrim Polsek Kalapanunggal melakukan pengembangan untuk mencari keterkaitan domba tersebut dengan dugaan tindak pidana.

Baca Juga: Waspada! Nomor WA Penipu Catut Nama Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana

"Awalnya kami menerima informasi dari masyarakat bahwa ada domba milik warga berada di Pasar Hewan Parungkuda," kata Aah saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026).

Dalam prosesnya, Polsek Kalapanunggal mendapat dukungan dari Polres Sukabumi dengan diterjunkannya Tim Resmob Satreskrim untuk memburu para pelaku.

Dalam proses pengungkapan perkara ini, Polsek Kalapanunggal mendapat dukungan dari Kapolres Sukabumi dan Kasat Reskrim Polres Sukabumi dengan menerjunkan Tim Resmob Satreskrim Polres Sukabumi untuk membantu proses penangkapan terhadap para tersangka.

Setelah penyelidikan dan gelar perkara, tim gabungan berhasil mengamankan dua tersangka berinisial M dan S pada Senin, 7 September 2026. Keduanya diciduk di lokasi berbeda.

Baca Juga: Hasil Persija vs Persib: Ivan Mamut Cetak Gol di Akhir Laga, Macan Kemayoran Menang 2-1

"Setelah kita lakukan penyelidikan, kemudian kita gelar perkara. Akhirnya pada tanggal 7 September kita berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku pencurian tersebut, yaitu berinisial M dan S," ujarnya.

Aah menjelaskan, saat proses penangkapan salah satunya diamankan di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

"Untuk pengamanan kita menerima di lokasi berbeda. Yang satu M diamankan di daerah Parung Panjang," katanya.

Tersangka M diketahui merupakan warga Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, satu wilayah yang sama dengan lokasi korban. Sementara tersangka S merupakan warga Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Pengurus Golkar Dapil 6 Sukabumi Deklarasi Dukung Penuh Budi Azhar Jadi Ketua DPD

Namun, terkait peran masing-masing dalam dugaan pencurian tersebut masih dalam proses pendalaman. "Untuk peran masing-masing masih kita dalami, masih proses pemeriksaan," ucap Aah.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu ekor domba milik korban, karung, serta tali rafia yang digunakan untuk mengikat ternak.

"Barang bukti yang sementara kita amankan yaitu satu ekor domba, kemudian karung dan tali rafia," jelasnya.

Aah mengatakan, domba yang diamankan polisi telah dititipkan kembali kepada pemiliknya sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga: RSUD Sekarwangi Sukabumi Resmi Operasikan Cathlab, Berhasil Pasang Ring Jantung Pasien Pertama

"Untuk domba saat ini kita sudah titipkan kepada pemiliknya sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Ia memastikan kedua orang yang diamankan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat masih dalam pendalaman penyidik.

"Masih kita lakukan pendalaman," ujarnya.

Aah juga mengimbau masyarakat, khususnya para peternak di wilayah Kalapanunggal, untuk meningkatkan keamanan lingkungan guna mencegah kejadian serupa.

Baca Juga: Tak Sekadar Pantai, Batu Panganten Sukabumi Tawarkan Panorama Samudra dari Atas Tebing

"Saya minta warga meningkatkan siskamling, keamanan lingkungan. Karena dengan semakin aktifnya warga menjaga lingkungan tentu ini akan semakin aman," pungkasnya.

Hal ini ternyata bukan kali pertama terjadi. Tepatnya empat tahun lalu, aksi pencurian domba milik peternak domba terjadi di Kampung Cigoong RT 01/01, Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (31/8/2022).

Dalam kejadian tersebut, 7 ekor domba hilang, sementara 6 ekor lainnya ditemukan mati di luar kandang. Dari 6 ekor domba yang mati, 2 di antaranya disembelih dan 4 dicekik menggunakan tali rafia.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT