SUKABUMIUPDATE.com - Hujan yang sempat turun di wilayah Sukabumi pada Rabu (16/9/2026) malam belum membuat kondisi sumber air warga di sejumlah wilayah Kecamatan Cibadak kembali normal.
Setelah hampir empat bulan terdampak kemarau, sejumlah sumur warga masih mengalami kekeringan. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih masih terus di salurkan di beberapa titik pada Kamis (17/9/2026).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi mengatakan, meski hujan sudah turun, kondisi sumber air warga belum kembali pulih.
"Walaupun sudah hujan, tidak ngaruh. Saya masih kirim air terus," ujar Mawaldi, kepada sukabumiupdate.com.
Pada hari tersebut, bantuan air bersih disalurkan ke Kampung Panenjoan RT 03/RW 07, Desa Tenjojaya. Sebanyak 5.000 liter air dikirim untuk memenuhi kebutuhan 97 kepala keluarga atau 194 jiwa.
Selain itu, distribusi juga dilakukan di wilayah Desa Sekarwangi. Pada pagi hari, air bersih disalurkan ke Kampung Hegarsari RT 01/02/03 RW 12 dengan bantuan sebanyak 5.000 liter dari PMI Kabupaten Sukabumi. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 280 kepala keluarga atau 560 jiwa.
Sementara pada siang harinya, distribusi air bersih juga dilakukan di Kampung Bantarmuncang Wetan RT 02/RW 09, Desa Sekarwangi. Sebanyak 4.000 liter air dari Perumda Air Minum Tirta Mandiri Kabupaten Sukabumi disalurkan untuk 97 kepala keluarga atau 194 jiwa.
Mawaldi menyebut, pengiriman air bersih dilakukan berdasarkan permohonan dari pemerintah desa karena sumur-sumur warga mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
Baca Juga: Si Jago Merah Lahap Rumah Pasutri di Jampangtengah, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
"Hari ini saya sudah mengirim tiga unit mobil. Dari pagi di Hegarsari, Desa Sekarwangi. Kedua dari PDAM satu unit di Bantarmuncang Wetan. Ketiga di Panenjoan, Desa Tenjojaya," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah unsur turut membantu di lapangan, mulai dari perangkat desa, kepala dusun, ketua RT/RW, staf kecamatan, P2BK Cibadak, hingga petugas dari PMI Kabupaten Sukabumi.
Editor : Ikbal Juliansyah