Sukabumi Update

Perceraian di Kabupaten Sukabumi Tembus 3.700 Kasus, Ekonomi dan Judol Jadi Biang Kerok

Ilustrasi perceraian (Sumber : Pixabay).

SUKABUMIUPDATE.com - Angka perceraian di Kabupaten Sukabumi tergolong tinggi. Pengadilan Agama (PA) Cibadak mencatat ada sekitar 3.700 perkara yang masuk hingga pertengahan September 2026.

Ketua PA Cibadak, Mukhlisin Noor, menyebutkan bahwa angka tersebut terhitung tinggi mengingat tahun 2026 masih menyisakan beberapa bulan lagi.

"Sampai saat ini, jumlah yang kami terima itu sudah sekitar 3.700. Termasuk tinggi karena ini belum akhir tahun," kata Mukhlisin Noor saat membuka Sidang Isbat Terpadu di Desa Sukamaju, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab yang cukup dominan dalam perkara perceraian yang ditangani PA Cibadak.

Baca Juga: Hujan Turun Tapi Sumur Warga Cibadak Sukabumi Masih Kering, Bantuan Air Bersih Disalurkan

"Faktor yang terjadi itu, salah satu yang sangat-sangat memengaruhi adalah ekonomi biasanya," ujarnya.

Selain persoalan ekonomi, Mukhlisin menyebut fenomena judi online juga menjadi salah satu persoalan yang dapat memicu keretakan rumah tangga.

"Selain itu, sekarang yang marak itu judi online. Itulah yang merusak rumah tangga mereka," ungkapnya.

Ia menjelaskan, persoalan muncul ketika uang yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga justru dialihkan untuk aktivitas judi online.

Baca Juga: Ungkap Kondisi 3 Pelajar Korban Dugaan Pelecehan Oknum Pejabat Dishub Sukabumi, DP3A Beri Pendampingan

"Karena yang semestinya biaya kehidupan rumah tangga itu disalahgunakan dengan permainan judi online tadi," jelasnya.

Mukhlisin pun mengimbau masyarakat untuk menjauhi praktik judi online. Menurutnya, menjaga rumah tangga membutuhkan tanggung jawab bersama, termasuk dalam mengelola kondisi ekonomi keluarga.

"Diharapkan kepada masyarakat agar menjauhi, minimal itu. Sehingga tugas dan kewajiban kita untuk membentuk rumah tangga itu menjadi sempurna dan kehidupan ekonomi rumah tangga juga terjamin," pungkasnya.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT