Sukabumi Update

Relokasi Korban Bencana hingga Mitigasi Jadi Bahasan Pertemuan Pemkab Sukabumi dan KSP

Bupati Sukabumi, Asep Japar didampingi kepala perangkat daerah terkait, saat bertemu Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman. (Sumber Foto: KSP/Prokompim Pemkab Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemulihan pascabencana di Kabupaten Sukabumi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik infrastruktur yang rusak. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi bergerak cepat mendorong kepastian hunian bagi warga terdampak sekaligus memperkuat sistem mitigasi bencana jangka panjang.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sukabumi, Asep Japar, saat menggelar koordinasi dan silaturahmi ke Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kedatangan Bupati bersama jajaran Pemkab Sukabumi diterima langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman.

Pertemuan tersebut membedah langkah percepatan penanganan dan pemulihan dampak rentetan bencana alam yang melanda Kabupaten Sukabumi sepanjang rentang tahun 2024 hingga 2026.

‎Bupati Asep Japar menegaskan, pemulihan pascabencana membutuhkan kerja bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Sinergi tersebut penting agar penanganan tidak berjalan sendiri-sendiri dan masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian.

‎“Penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak mendapatkan hunian yang layak dan aman. Pada saat yang sama, mitigasi harus diperkuat agar risiko bencana di masa mendatang dapat diminimalkan,” ujar Asep Japar dikutip dari siaran resmi Prokompim Pemkab Sukabumi.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Asep Japar memaparkan langsung kondisi geografis serta isu strategis kebencanaan di Kabupaten Sukabumi, mulai dari banjir, pergerakan tanah, tanah longsor, kekeringan, hingga angin kencang.

Dampak bencana tersebut merusak ribuan unit rumah warga, jembatan, fasilitas pendidikan, sarana ibadah, layanan kesehatan, hingga area persawahan dan jaringan irigasi.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Bupati memboyong jajaran teknis, di antaranya Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), serta Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

"Koordinasi dengan KSP RI menjadi bagian dari langkah Pemkab Sukabumi memperkuat dukungan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Kami memastikan upaya pemulihan akan terus berjalan beriringan dengan pengurangan risiko bencana. Tujuannya bukan sekadar mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi membangun permukiman dan infrastruktur yang lebih aman, tangguh, dan berkelanjutan," pungkas Bupati.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menyambut positif langkah proaktif Pemkab Sukabumi.

KSP memastikan akan mengawal serta mengoordinasikan jajaran kementerian/lembaga terkait guna mempercepat proses rehabilitasi, rekonstruksi, dan penyediaan relokasi hunian yang aman bagi warga Sukabumi.

"KSP menerima aspirasi tersebut sebagai bahan koordinasi dan tindak lanjut, khususnya dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi serta pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi," tulis akun medsos resmi KSP.

Melalui koordinasi ini, Pemkab Sukabumi memastikan pemulihan pascabencana dibangun dengan prinsip build back better—menciptakan kawasan permukiman dan infrastruktur yang lebih tangguh, aman, serta berkelanjutan di masa depan.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERPOPULER
BERITA TERKINI