Sukabumi Update

TPA Cikundul Dua Kali Terbakar, Pemkot Sukabumi Akui Armada Damkar Banyak Menua

Petugas memadamkan kebakaran di TPA Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Minggu (27/9/2026). | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Dua kali kebakaran terjadi di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi. Setelah api pertama muncul pada Sabtu sore, 26 September 2026, kemudian sempat tertangani dan padam, api kembali muncul pada Minggu (27/9/2026).

Kebakaran pertama menghanguskan lahan nonaktif yang telah menjadi lokasi penimbunan sampah selama bertahun-tahun. Pemicu utamanya masih dalam penelusuran. Namun, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menyebut dugaan sementara berkaitan dengan gas metana yang masih terkandung dalam timbunan sampah lama.

"Timbunan sampah dari belasan tahun yang lalu ya, puluhan tahun yang lalu, itu gas metananya masih aktif gitu, sehingga akhirnya muncul kebakaran," ungkap dia, Minggu.

Tiga mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota dan Kabupaten Sukabumi dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Petugas gabungan dari Polsek Lembursitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, dan unsur terkait lainnya turut melakukan pemadaman.

Kebekaran kedua terjadi pada Minggu menjelang siang di lokasi berbeda. Ada tiga titik api di area masuk TPA Cikundul, tempat dumptruck menurunkan sampah. Api terlihat di bagian depan, tengah, hingga pojok tempat pembuangan. Lokasi ini cukup jauh dari lahan nonaktif yang terbakar sebelumnya.

Bobby mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama di area terbuka yang berada di sekitar TPA maupun tempat pembuangan sampah.

"Nah sekali lagi saya ingin mengimbau kepada seluruh warga masyarakat. Lagi dan lagi saya mengimbau, jangan pernah membakar sampah di area terbuka apalagi berdekatan dengan kawasan TPA. Karena di sekitar TPA atau di dekat TPS itu ada gas metana dari tumpukan sampah. Gas metana itu rawan sekali jika dekat dengan api ya," jelasnya.

Baca Juga: Kronologi Api Muncul Lagi di TPA Cikundul Sukabumi, Sejumlah Truk Tertahan Angkut Sampah

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui. Petugas juga terus bersiaga untuk memastikan api tidak meluas ke area lainnya.

"Ya, ini kan karena kemarau yang begitu panjang, sehingga sumber api dari mana, ini kita belum diketahui ya, karena langsung menyebar. Kejadian tadi malam, tapi saya langsung turun, Wakil Wali Kota dan semua. Kita akan pengawalan terus supaya ini tidak terus meluas," ucap Ayep.

Ayep juga mengakui kondisi sejumlah armada Damkar Kota Sukabumi yang sudah mengalami kerusakan akibat usia kendaraan. Kondisi tersebut membuat Pemkot Sukabumi meminta bantuan armada dari Damkar Kabupaten Sukabumi untuk mendukung proses pemadaman.

"Ya, untuk damkar otomatis. Jadi kalau misalnya damkar kita karena sudah pada tua juga, kurang fungsional, ya kita minta bantuan dari Damkar Kabupaten juga," tutur Ayep.

Pemkot Sukabumi, lanjut Ayep, akan mengupayakan penambahan armada Damkar baru untuk memperkuat penanganan kebakaran di wilayah Kota Sukabumi. "Kita akan usahakan dengan pembelian damkar yang baru," ungkapnya.

Selain itu, Pemkot Sukabumi juga berupaya mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Cikundul dengan menggencarkan pemanfaatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R). "Otomatis kita nanti akan kita fungsionalkan di TPST3R," jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Lembursitu AKP Erik Sukandar mengatakan, luas area TPA Cikundul yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi atau sekitar 10 are.

Menurut Erik, personel masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. Proses pendinginan juga dilakukan karena masih terdapat kemungkinan bara api di dalam timbunan sampah. "Sampai saat ini pun kita pantau nih karena proses pendinginan. Siapa tahu di dalam sampah itu masih ada percikan api atau bara api, sehingga tetap masih dalam proses pendinginan," jelas Erik.

Editor : Oksa Bachtiar Camsyah

Tags :
BERITA TERKAIT