Sukabumi Update

Debit Air Situ Cipiit Sukabumi Menyusut Akibat Kemarau Panjang

Situ Dewa Dewi Cipiit atau yang lebih populer dengan sebutan Situ Cipiit di Jampangtengah Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

​SUKABUMIUPDATE.com - Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi dalam beberapa bulan terakhir mulai berdampak pada sejumlah destinasi wisata alam. Salah satunya dialami oleh Situ Dewa Dewi Cipiit,atau yang lebih populer dengan sebutan Situ Cipiit, yang berlokasi di Kampung Rawaseel, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

Danau seluas 1,4 hektare yang berada di dalam kawasan wisata hutan pinus seluas 7 hektare tersebut mengalami penyusutan debit air yang cukup signifikan. Cuaca kering tanpa hujan dilaporkan telah berlangsung hampir lima bulan terakhir di kawasan tersebut.

Warga setempat, Den Galih (25), menuturkan bahwa penurunan volume air danau mulai terlihat mencolok sejak satu bulan belakangan.

"Air Situ Cipiit mengalami surut sejak sebulan yang lalu, padahal musim kemarau sudah berjalan hampir lima bulan. Airnya surut sekitar tiga meter dari bibir daratan. Namun, danau tidak sepenuhnya kering karena masih ada genangan air di bagian tengah," ujar Den Galih kepada sukabumiupdate.com, Senin (28/9/2026).

Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga 3 Kecamatan di Sukabumi Gunakan Sungai Cikarang untuk Mandi hingga Minum

Dalam kondisi normal, lanjut Den Galih, danau eksotis ini memiliki kedalaman hingga 5 meter. Penyusutan air otomatis memotong kedalaman danau secara drastis.

Selain masalah volume air, lingkungan di sekitar kawasan wisata yang didominasi tutupan hutan pinus rindang kini tampak sangat mengering. Guguran daun dan ranting kering di area hutan meningkatkan potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Meskipun debit air menyusut dan vegetasi di sekitarnya mengering, daya tarik Situ Cipiit tidak sepenuhnya luntur. Pesona danau yang tenang berpadu dengan udara sejuk hutan pinus tetap menjadi magnet bagi wisatawan, terutama saat libur akhir pekan.

"Kalau pengunjung masih ada saja yang datang, biasanya ramai di hari Sabtu dan Minggu," ungkap Den Galih.

Baca Juga: Camping di Hutan Pinus Tepi Danau Situ Cipiit Sukabumi Viewnya Bikin Betah

​​Rute dan Akses Menuju Situ Cipiit

​Bagi wisatawan yang ingin berkunjung, Situ Cipiit berjarak sekitar satu jam perjalanan dari pusat Kota Sukabumi. Akses menuju lokasi cukup mudah dijangkau dengan panduan rute berikut:

​Dari pusat Kota Sukabumi, arahkan kendaraan melewati Jalan Palabuhan II hingga mencapai Pasar Pangleseran.

​Setibanya di Pasar Pangleseran, ambil belokan ke arah kiri memasuki Jalan Raya Cibatu-Cikembar.

​Lanjutkan perjalanan sekitar lima menit, lalu belok kiri menuju Jalan Desa Tanjungsari.

​Ikuti jalan desa tersebut hingga tiba di area parkir wisata Situ Cipiit.

​Mengingat kondisi area hutan pinus yang mengering di musim kemarau ini, para pengunjung imbau untuk selalu waspada dan menjaga kebersihan, khususnya tidak membuang puntung rokok sembarangan atau membuat api guna mencegah terjadinya kebakaran hutan.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT