SUKABUMIUPDATE.com – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi menaksir kerugian materi akibat peristiwa kebakaran yang menghanguskan sembilan kios di area Pasar Rakyat Surade mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Peristiwa kebakaran hebat tersebut melanda kawasan pasar yang berlokasi di Kampung Cihideung RT 14/04, Kelurahan/Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (30/9/2026) siang.
Meskipun tidak memakan korban jiwa, seluruh bangunan kios yang terdampak dilaporkan mengalami rusak berat dan tidak dapat digunakan kembali untuk aktivitas jual beli.
Kepala UPTD Pasar Surade Disdagin Kabupaten Sukabumi, Mulyadi, menjelaskan bahwa secara administratif, kios-kios yang terbakar berdiri di atas lahan milik pribadi warga.
"Kios yang terdampak itu merupakan milik pribadi dan dibangun di atas lahan pribadi bersertifikat. Namun, lokasinya memang berada di dalam lintasan atau kawasan area Pasar Surade," ujar Mulyadi saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Kamis (1/10/2026).
Baca Juga: Kebakaran di Pasar Surade Sukabumi, Api Muncul Dari Deretan Kios Belakang
Mulyadi menambahkan, saat pihaknya menerima laporan pertama kali, kepulan asap tebal sudah membubung tinggi dan menutup pandangan di sekitar lokasi. Berdasarkan keterangan saksi dan para korban, api pertama kali muncul sekitar pukul 13.15 WIB.
Saat insiden terjadi, mayoritas pemilik kios sudah meninggalkan tempat lantaran jam operasional pedagang di Pasar Surade umumnya berlangsung dari subuh hingga pukul 12.00 WIB.
"Dugaan sementara penyebab kebakaran karena korsleting listrik di salah satu bangunan. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke kios-kios yang ada di samping kanan dan kirinya," jelas Mulyadi.
Akibat amukan si jago merah, sembilan unit tempat usaha warga tersebut kini rata dengan tanah dan menyisakan puing-puing bangunan.
Disdagin Kabupaten Sukabumi memastikan seluruh pemilik kios terdampak saat ini kehilangan tempat usaha dan belum bisa beraktivitas seperti biasa.
"Kerugian total ditaksir mencapai Rp1 miliar lebih karena sembilan kios habis dan saat ini tidak bisa lagi digunakan untuk aktivitas berjualan," pungkasnya.
Editor : Denis Febrian