SUKABUMIUPDATE.com – Memasuki usia 30 tahun, Al Kausar Boarding School membuka babak baru. SMA Insan Cendekia Al Kausar terpilih sebagai salah satu SMA dalam program Sekolah Unggul Garuda Transformasi (SUGT) Batch 2, menjadi momentum penting dalam perjalanan Al Kausar menyiapkan generasi unggul untuk masa depan.
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Al Kausar yang memiliki sejarah dan legacy keluarga. Pendiri Al Kausar, almarhum Bapak Muchsin Muhdar dan almarhumah Ibu Rahayu Fatimah, merupakan adik kandung Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie, Presiden ke-3 Republik Indonesia. Nilai kecintaan terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, karakter dan kepemimpinan menjadi bagian dari semangat yang mewarnai perjalanan Al Kausar sejak dirintis pada 1996.
Kini, tiga dekade kemudian, Al Kausar mulai menyiapkan masa depan melalui pengembangan ALKA Green School – Natural Immersive Boarding Ecosystem, yang memadukan IMTAQ, STEM dan seni, kepemimpinan, kepedulian lingkungan serta wawasan global dalam pendidikan berasrama.
Hal tersebut disampaikan dalam Tasyakur Milad ke-30 Al Kausar Boarding School di Auditorium Al Kausar, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (3/10/2026), dengan tema “30 Years Dedication, Growing Together, Inspiring the Future Leaders and Changemakers.”
Ketua Yayasan Al Kausar, Dr. Diwangkoro Alpinanto Ratam, M.B.A., mengatakan perjalanan Al Kausar bukan sekadar membangun lembaga pendidikan, tetapi menyiapkan manusia yang memiliki iman, ilmu, karakter dan keberanian untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga: Pohon Beringin 25 Meter Tumbang Timpa Atap Kantor Kecamatan Kadudampit Sukabumi
Perjalanan pendidikan Al Kausar dimulai pada 1997 melalui SMP berasrama putra dan berkembang hingga mendirikan SMA Insan Cendekia Al Kausar pada 2005 melalui kerja sama dengan MAN Insan Cendekia Serpong. Kini Al Kausar terus memperkuat pendidikan melalui academic excellence, STEM, critical thinking, problem solving, karakter, kepemimpinan dan wellbeing siswa.
“Pencapaian bukanlah tujuan akhir. Setelah perayaan selesai, tanggung jawab untuk menjaga dan meningkatkan standar pendidikan justru dimulai,” ujar Diwangkoro.
Dalam acara tersebut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Iyan Mulyana, S.E., M.M., serta Camat Parungkuda, Hasanudin, S.STP., M.Si. Keduanya memberikan apresiasi atas perjalanan Al Kausar selama 30 tahun serta kontribusinya dalam pengembangan pendidikan dan sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.
Rangkaian Milad ke-30 juga diisi kegiatan sosial berupa donor darah serta santunan anak yatim dan dhuafa bekerja sama dengan Mandiri Amal Insani (MAI). Selain itu digelar tilawah Al-Qur’an, penampilan siswa, penghargaan guru dan karyawan, tausiyah, pemotongan tumpeng dan ramah tamah.
Memasuki tiga dekade berikutnya, Al Kausar menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai yang diwariskan para pendiri sekaligus menjawab tantangan masa depan. Legacy menjadi fondasi, pencapaian hari ini menjadi pijakan, dan future changemakers menjadi arah perjalanan berikutnya.
From Values to Leadership, From Al Kausar to the World. (adv)
Editor : Ikbal Juliansyah