Sukabumi Update

KKN Kelompok 8B Universitas Nusa Putra Hadirkan Program Kesehatan, Edukasi hingga Digitalisasi di Desa Pangkalan

Mahasiswa Kelompok 8B Universitas Nusa Putra. (Sumber Foto: Dok. KKN NPU Kelompok 8B)

SUKABUMIUPDATE.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8B Universitas Nusa Putra melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Pangkalan, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan KKN berlangsung selama empat minggu, mulai 13 Juli hingga 11 Agustus 2026, dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, guru, tokoh masyarakat, serta warga Desa Pangkalan.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa menjalankan berbagai program yang berfokus pada kesehatan, pendidikan, lingkungan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, dan digitalisasi desa. Program-program tersebut disusun melalui hasil observasi dan koordinasi dengan pemerintah desa serta masyarakat agar kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah edukasi mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan ini dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, dan pendampingan kepada masyarakat. Sebanyak 35 warga mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan informasi mengenai manfaat JKN, prosedur pendaftaran, serta cara memperoleh layanan kesehatan.

Di bidang kesehatan, mahasiswa KKN Kelompok 8B turut membantu kegiatan Posyandu di RW 05, RW 06, RW 09, dan RW 11. Kegiatan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, dan lingkar kepala bayi serta balita. Sebanyak 85 bayi dan balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan dengan dukungan dari kader Posyandu.

Mahasiswa juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi lansia. Sebanyak 25 orang mengikuti pemeriksaan yang meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, serta konsultasi kesehatan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Pada bidang pendidikan, mahasiswa KKN Kelompok 8B melaksanakan kegiatan mengajar di SD Negeri 1 Cikidang dan Madrasah Nurul Ikhwan. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan sebanyak 10 sesi dan melibatkan 70 siswa. Materi pembelajaran disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa agar kegiatan dapat berlangsung secara aktif dan menyenangkan.

mahasiswa KKN Kelompok 8B

Mahasiswa juga menghadirkan program BERSINAR atau Bersama Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat, Indah, dan Asri. Program ini terdiri dari edukasi cuci tangan pakai sabun, edukasi menabung sejak dini, serta kegiatan mewarnai. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak membangun kebiasaan hidup bersih, mengenal pentingnya menabung, sekaligus mengembangkan kreativitas melalui kegiatan seni.

Di bidang lingkungan, mahasiswa bersama masyarakat melaksanakan program JUMASRI atau Jumat Menuju Lingkungan Asri. Kegiatan dilakukan melalui pembersihan Masjid Al-Badar, Masjid Nurul Iman, pemakaman setempat, serta lingkungan sekitar desa. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kerja sama mahasiswa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan Desa Pangkalan.

Selain program yang dilaksanakan oleh masing-masing kelompok, mahasiswa KKN di Desa Pangkalan juga menjalankan program kerja gabungan yang melibatkan Kelompok A, B, C, D, dan E. Kegiatan gabungan tersebut menjadi bentuk kolaborasi antarkelompok dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat Desa Pangkalan. Melalui kerja sama tersebut, mahasiswa dapat saling membantu dalam persiapan dan pelaksanaan kegiatan sehingga program yang dijalankan dapat melibatkan lebih banyak mahasiswa dan masyarakat.

Salah satu hasil kolaborasi mahasiswa KKN di Desa Pangkalan juga diwujudkan melalui inovasi Smart Trash Bin. Inovasi ini menggunakan Arduino Uno sebagai pusat pengendali, sensor ultrasonik untuk mendeteksi keberadaan objek, serta motor servo untuk menggerakkan tutup tempat sampah secara otomatis. Ketika seseorang mendekati tempat sampah, sensor akan mendeteksi keberadaan objek dan memberikan informasi kepada Arduino untuk menggerakkan tutup tempat sampah. Setelah tidak ada objek yang terdeteksi, tutup akan kembali menutup secara otomatis.

Smart Trash Bin tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi sederhana untuk mendukung kebersihan lingkungan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Pada 29 Agustus 2026, inovasi tersebut secara resmi diserahkan kepada pihak Desa Pangkalan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Tidak hanya dalam bidang lingkungan, mahasiswa KKN Kelompok 8B juga membantu proses digitalisasi melalui pengembangan WEBKALAN, yaitu media informasi Desa Pangkalan. Website tersebut memuat informasi mengenai profil desa, struktur pemerintahan, potensi desa, program kerja, serta berbagai kegiatan desa. Kehadiran WEBKALAN diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai Desa Pangkalan dengan lebih mudah.

Program pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui praktik pembuatan telur asin yang melibatkan 15 ibu rumah tangga. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai bahan dan tahapan pembuatan telur asin. Kegiatan tersebut dapat menjadi salah satu keterampilan yang dikembangkan menjadi kegiatan ekonomi produktif melalui pengemasan, pemasaran, dan pengelolaan biaya.

mahasiswa KKN Kelompok 8B

Selain kegiatan pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan, mahasiswa turut terlibat dalam kegiatan keagamaan dan sosial. Kegiatan tersebut meliputi pengajian serta mengajar mengaji di Masjid Al-Badar dan Masjid Nurul Iman. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa dapat berinteraksi secara langsung dengan masyarakat serta membangun hubungan sosial dengan tokoh agama dan warga Desa Pangkalan.

Pelaksanaan berbagai program KKN mendapat dukungan dari pemerintah desa, sekolah, madrasah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, tokoh masyarakat, pengurus tempat ibadah, serta warga Desa Pangkalan. Kerja sama yang terjalin selama kegiatan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan berbagai program yang telah dirancang.

Melalui seluruh rangkaian kegiatan tersebut, KKN Kelompok 8B Universitas Nusa Putra berupaya memberikan kontribusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Pangkalan. Bagi mahasiswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, berinteraksi dengan masyarakat, serta belajar memahami kebutuhan dan kondisi yang ada di lapangan.

Setelah kegiatan KKN selesai, mahasiswa berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat serta pihak terkait. Keberlanjutan program seperti WEBKALAN, BERSINAR, JUMASRI, edukasi kesehatan, kegiatan pemberdayaan, dan inovasi Smart Trash Bin diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Pangkalan dalam jangka panjang. (*)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT