SUKABUMIUPDATE.com - Ular Sanca berukuran sekitar tiga meter membuat pemilik warung di depan RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, panik. Hewan berukuran besar ini sempat masuk ke dalam warung sebelum keluar dan bersembunyi di sekitar lokasi.
Keberadaan reptil tersebut dilaporkan ke petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Sukabumi. Tim pun langsung turun melakukan pencarian.
Sanca itu sempat berada di dalam warung. Pemilik warung berupaya mengusirnya hingga ular tersebut keluar dari bangunan. Namun bukannya pergi, ia justru masih berada di sekitar warung.
Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan pada Damkarmat Kabupaten Sukabumi, Tatang Sutarman, mengatakan pemilik warung kemudian meminta bantuan petugas Damkarmat setelah ular berukuran besar itu berhasil diarahkan keluar dari warung.
Baca Juga: Teror Sanca di Pasirdoton Sukabumi, Warga Evakuasi Ular 3,5 Meter dari Bekas Pabrik
“Oleh pemilik mungkin diusir keluar, selanjutnya menghubungi damkar. Ular tersebut keluar tapi tidak jauh masih di sekitar warung,” kata Tatang pada Senin (5/10/2026).
Mendapat laporan tersebut, petugas Damkarmat mendatangi lokasi dan melakukan penyisiran di sekitar warung. Pencarian dilakukan untuk memastikan ular tidak berpindah ke lokasi lain yang dapat membahayakan masyarakat.
Setelah beberapa saat mencari, petugas akhirnya menemukan ular Sanca itu di bagian belakang warung. Lokasinya berada tepat di sekitar pagar RSUD Palabuhanratu.

Petugas lalu berupaya mengamankan ular untuk dievakuasi. Prosesnya tidak berlangsung mudah karena binatang ini memberikan perlawanan ketika akan ditangkap.
Situasi sempat menegangkan ketika petugas berusaha memasukkan ular ke wadah evakuasi. Sanca tersebut bahkan sempat melilit tangan salah seorang petugas.
Meski demikian, petugas tetap berupaya mengendalikan pergerakan ular. Dengan pengalaman dalam penanganan evakuasi satwa liar, petugas berhasil melepaskan lilitan dan mengamankan ular. Setelah itu, ular dibawa oleh petugas Damkarmat ke kantor untuk diamankan.
Tatang mengatakan langkah evakuasi dilakukan untuk mencegah ular tersebut kembali masuk ke warung maupun berpindah ke lokasi lain yang banyak terdapat aktivitas masyarakat.
Terlebih, lokasi penemuan ular berada tepat di sekitar RSUD Palabuhanratu. Selain terdapat aktivitas di sekitar warung, kawasan tersebut juga berdekatan dengan lingkungan rumah sakit.
“Setelah berhasil dievakuasi, ular Sanca tersebut dibawa ke kantor agar tidak membahayakan,” katanya.
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah